Way Kanan– Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Masjid Darul Fattah, Markas Kepolisian Resor (Polres) Way Kanan, Polda Lampung, kemarin. Di bawah kubah masjid, jajaran personel berdiri rapat dalam saf-saf salat gaib, mengirimkan doa terbaik untuk tiga putra terbaik bangsa yang gugur di medan tugas pengabdian.
Tiga Bhayangkara sejati dari Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah, telah berpulang demi melindungi generasi penerus bangsa dari bahaya narkotika. Mereka adalah:
• Ipda Anumerta Sumaryanto
• Aiptu Anumerta Yudhie Perdana
• Briptu Anumerta Nopandri Ramadhan
Ketiganya gugur secara terhormat saat menjalankan tugas suci pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah.
Kegiatan ibadah dan doa bersama ini dipimpin oleh Ustadz, Abud Nursyihab serta dihadiri langsung oleh Wakapolres Way Kanan Kompol Martono, jajaran Pejabat Utama (PJU), Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri, seluruh personel Polres Way Kanan, dan masyarakat setempat yang turut merasakan duka mendalam.
Kapolres Way Kanan, AKBP Didik Kurnianto melalui Wakapolres Kompol Martono, menyampaikan rasa belasungkawa yang paling dalam atas tragedi yang menimpa sejawat mereka di Kalimantan Tengah.
“Mari kita bersama-sama mendoakan semoga almarhum husnul khotimah, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan yang luar biasa,” tutur Kompol Martono dengan nada bergetar.
Meski duka menyelimuti, ada rasa bangga yang membubung tinggi atas keberanian ketiga personel tersebut. Mereka tidak mundur selangkah pun dalam menghadapi ancaman demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Mereka adalah pahlawan nyata yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi masa depan bangsa, khususnya dalam memerangi peredaran narkoba,” tegas Kompol Martono.
Menutup prosesi yang penuh emosi tersebut, Wakapolres Way Kanan memberikan pesan siber dan pembakar semangat kepada seluruh personel yang hadir. Ia mengajak seluruh anggotanya untuk tidak menyurutkan nyali, melainkan menjadikan pengorbanan ketiga almarhum sebagai pemantik dedikasi. Perjuangan menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat harus tetap dilanjutkan dengan profesionalisme dan integritas tinggi. (Dedi Tarnando/Red)













