Pringsewu Drag Race & Drag Bike Championship 2026

Pringsewu – Atmosfer kompetisi adu cepat kembali membakar aspal Pringsewu. Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, gelaran prestisius Pringsewu Drag Race & Drag Bike Championship 2026 resmi digulirkan. Memperebutkan Piala Kapolres Pringsewu, adu mekanik dan ketangkasan mengendalikan kemudi ini siap menghentak Sirkuit Non-Permanen (NP) Jalur Dua Pemda Pringsewu selama dua hari penuh.

Sesuai jadwal, akhir pekan ini akan menjadi panggung bagi para pemburu waktu. Hari Sabtu (11/7) menjadi milik para speed-freak roda empat dalam tajuk Drag Race, disusul hari Minggu (12/7) yang akan menjadi medan pertempuran sengit para joki roda dua di kelas Drag Bike.

Kolaborasi apik antara Polres Pringsewu, Pemkab Pringsewu, dan IMI Korwil Pringsewu ini bukan sekadar seremoni musiman, melainkan agenda tahunan yang terbukti sukses menjadi magnet bagi para racer top dari seantero Lampung.

Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, menegaskan bahwa event ini merupakan langkah konkret kepolisian dalam menyediakan wadah resmi sekaligus memutus rantai balap liar yang meresahkan.

“Jangan lagi beralasan tidak ada tempat untuk balapan. Sekarang sudah kami fasilitasi. Ayo salurkan hobi di sirkuit, tunjukkan kemampuan dengan cara yang sportif dan aman, bukan di jalan raya,” tegas AKBP M. Yunnus Saputra

Pihak kepolisian juga menekankan pendekatan double-track: penindakan tegas terhadap aksi balap liar tetap berjalan, namun pembinaan generasi muda lewat kompetisi resmi bernilai prestasi seperti ini menjadi prioritas utama. “Kami ingin budaya otomotif di Pringsewu berkembang ke arah yang positif,” imbuhnya.

Senada dengan Kapolres, Ketua IMI Korwil Pringsewu, Ahmad Hijar atau yang akrab disapa Babeh Achenk mengapresiasi konsistensi jajaran sirkel stakeholder Pringsewu yang terus menjaga denyut nadi dunia balap lokal. Baginya, sirkuit ini adalah kawah candradimuka bagi talenta muda.

“Potensi pembalap muda di Lampung cukup besar. Melalui event seperti ini, mereka punya kesempatan untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman, dan bersaing secara sehat sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Babeh Achenk.

Untuk menjaga tensi persaingan tetap tinggi, panitia pelaksana telah menyiapkan puluhan kelas kompetisi yang bervariasi. Mulai dari Kelas Utama (Point), Kelas Bracket yang menuntut akurasi timing, Kelas Supporting, hingga Kelas Sunmori yang ramah bagi para antusias jalanan. Total hadiah hingga jutaan rupiah pun siap digelontorkan bagi para podium tertinggi.

Melalui Pringsewu Drag Race & Drag Bike Championship 2026, semangat Hari Bhayangkara ke-80 diterjemahkan menjadi aksi nyata di lintasan pacu. Saatnya matangkan strategi, setel mapping terbaik, dan buktikan siapa yang tercepat di lintasan resmi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!