Merak- Dalam upaya memperkuat sistem mitigasi bencana dan keselamatan wilayah perairan Selat Sunda, BMKG Maritim Merak menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Antisipasi Anak Gunung Krakatau Tahun 2026. Forum strategis ini diselenggarakan sebagai langkah proaktif antarinstansi dalam menghadapi dinamika aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Pertemuan tersebut menjadi wadah krusial bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menyelaraskan langkah, berbagi data real-time, serta merumuskan strategi kegawatdaruratan yang terintegrasi. Fokus utama koordinasi ini diarahkan pada perlindungan keselamatan masyarakat pesisir, jaminan keamanan jalur pelayaran komersial, dan keberlanjutan aktivitas ekonomi di kawasan Selat Sunda.
BMKG Maritim Merak menegaskan bahwa keterlibatan aktif ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam mendukung pengurangan risiko bencana (PRB) berbasis data. BMKG Maritim Merak memastikan kesiapan infrastruktur monitoring untuk menyediakan informasi meteorologi maritim yang akurat, cepat, dan tepercaya.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi rujukan utama bagi para pengambil kebijakan dalam menentukan tindakan preventif maupun respons cepat di lapangan, guna meminimalkan dampak potensi bencana di salah satu jalur pelayaran terpadat di Indonesia tersebut. (Red)













