Pesawaran- Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi pemantik utama dalam memperkuat nilai pengorbanan, keikhlasan, serta solidaritas di tengah masyarakat Kabupaten Pesawaran. Melalui peringatan hari besar keagamaan ini, warga diajak untuk meneladani keteguhan iman Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, sekaligus mempererat kepedulian antarsesama melalui aksi nyata berbagi hewan kurban.
Pesan mendalam tersebut disampaikan oleh Bupati Pesawaran, Nanda Indira saat menghadiri rangkaian Salat Iduladha 1447 H bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran di Masjid Nurul Amal, Desa Kotaagung, Kecamatan Tegineneng, Rabu (27/5/2026).
Turut hadir dalam kekhusyukan salat jemaah tersebut Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali dan jajaran pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda.
Ada yang istimewa dalam perayaan kurban tahun ini. Kabupaten Pesawaran dipercaya menjadi lokasi penyaluran bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia. Bantuan tersebut berupa satu ekor sapi kurban jenis Limousin dengan bobot fantastis mencapai 1.023 kilogram (1,02 ton).
Sapi jumbo tersebut diserahkan secara simbolis melalui Pemkab Pesawaran untuk kemudian disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima. Untuk mengakomodasi antusiasme warga, Pemkab Pesawaran membagi pusat pelaksanaan Salat Iduladha di dua lokasi strategis yakni di Masjid Nurul Amal (Kecamatan Tegineneng) dan Islamic Center Kabupaten Pesawaran (Kecamatan Gedong Tataan) yang dihihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Wildan bersama jajaran fungsionaris pemda lainnya.
Pada perayaan tahun ini, Islamic Center Pesawaran mengelola bantuan hewan kurban yang terdiri dari 2 ekor sapi, 3 ekor domba, dan 1 ekor kambing.
Dalam sambutannya yang sarat makna, Bupati Nanda Indira menegaskan bahwa Iduladha bukan sekadar ritual tahunan yang berulang, melainkan sarana krusial untuk memperkokoh fondasi keimanan dan kepedulian sosial.
“Keteguhan iman Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus menjadi kompas bagi kita semua dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat yang memiliki kelapangan rezeki untuk turut berkurban sebagai bentuk peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Bupati Nanda.
Ia menambahkan, ibadah kurban merupakan jembatan sosial yang konkret untuk menyetarakan kebahagiaan melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui semangat berbagi, kita tunjukkan bahwa Islam adalah agama yang penuh kasih dan kepedulian. Momentum ini harus kita jadikan sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat toleransi antarumat beragama di Bumi Andan Jejama ini,” terangnya optimis.
Pasca-pelaksanaan Salat Iduladha dan peninjauan kurban, rangkaian acara dilanjutkan dengan agenda Halalbihalal. Hubungan harmonis antara pimpinan daerah dan jajaran pemerintahan terlihat hangat dalam silaturahmi yang digelar di Lamban Agung, Kompleks Rumah Dinas Bupati Pesawaran, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan.
Acara ini sekaligus menjadi simbol sinergi dan kebersamaan yang kuat untuk membawa Kabupaten Pesawaran ke arah yang lebih maju dan sejahtera. (red)













