Sampang,Studio2News- Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, mengungkapkan jika tragedi dugaan pemerkosaan terhadap wanita remaja berusia15 tahun yang dilakukan oleh 27 pria, bermula ketika korban sedang berada sendirian di sebuah taman di kawasan Kota Sampang untuk menunggu kedatangan temannya. Tiba-tiba ia dihampiri oleh sekelompok pelaku yang langsung melancarkan bujuk rayu palsu.
Meskipun korban sudah berulang kali menolak tawaran para pelaku untuk diajak pergi makan bersama lantaran sama sekali tidak mengenali mereka, salah satu pelaku justru nekat menggunakan kekerasan fisik dengan menarik paksa lengan korban menuju kendaraan.
“Awalnya korban tidak mau karena tersangka saat itu memaksa korban dengan cara tersangka langsung menarik lengan tangan sebelah kiri korban untuk ikut,” kata Kapolres Sampang AKBP Hartono saat jumpa pers, Jumat (10/7/2026).
Setelah diculik menggunakan sepeda motor, korban langsung dibawa paksa menuju area semak-semak terpencil. Korban dipaksa turun untuk melayani nafsu bejat pelaku di atas kendaraan roda dua tersebut.
Korban yang sempat berupaya keras memberikan perlawanan akhirnya tidak berdaya. Para pelaku mengancam akan membuang ke lokasi yang jauh serta tidak akan diantarkan pulang ke rumahnya.
“Tersangka mengancam korban dengan cara untuk membawa ke tempat yang lebih jauh lagi dan selain itu tersangka tidak akan mengantarkan korban pulang, karena saat itu korban merasa takut hingga akhirnya mau menurutinya,” kata Hartono.
Sebanyak 12 orang dari total 27 terduga pelaku pemerkosaan terhadap remaja perempuan (15 tahun) di Sampang, Jawa Timur, telah ditangkap dan ditahan oleh Polres Sampang.
Sementara itu, 15 pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan berstatus buron oleh pihak kepolisian. Penanganan kasus ini dilakukan lebih lanjut oleh Polres Sampang. (Red)













