Lampung Utara Amankan Produksi Pangan Lewat Modernisasi Irigasi

Lampung Utara– Pemerintah Kabupaten Lampung Utara  mengantisipasi dampak fenomena iklim El Nino yang diprediksi mencapai puncaknya pada Agustus hingga September 2026 mendatang. Guna menjaga stabilitas sektor pertanian dan mendukung program swasembada pangan Nasional, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) setempat mulai memperkuat infrastruktur pengairan di berbagai sentra produksi.

Kepala Dinas TPH Lampung Utara, Tomy Suciadi menegaskan bahwa langkah mitigasi telah diinisiasi sejak dini demi meminimalisasi risiko gagal panen akibat kemarau panjang.

“Kami tidak ingin momentum swasembada pangan terganggu. Antisipasi dini ini krusial untuk memastikan pasokan air ke lahan pertanian warga tetap terjaga, meskipun curah hujan mengalami penurunan drastis,” ujar Tomy Selasa (2/6/2026).  

Untuk mengatasi ancaman kekeringan, Dinas TPH Lampung Utara menerapkan strategi intervensi langsung di lapangan melalui dua langkah taktis yakni dengan memaksimalkan fasilitas pompa air yang sudah ada untuk menyedot sumber-sumber air terdekat menuju lahan persawahan dan membangun infrastruktur sumur bor baru khusus untuk kawasan pertanian tadah hujan atau lahan yang posisinya jauh dari sumber air permukaan (sungai/danau).

Langkah taktis ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah pusat. Pada tahun anggaran 2026, Kabupaten Lampung Utara dipastikan menerima stimulan berupa 42 unit bantuan irigasi perpompaan dari Kementerian Pertanian. Bantuan ini nantinya akan didistribusikan secara selektif kepada kelompok tani berdasarkan tingkat kerawanan kekeringan di wilayah masing-masing.

BMKG mengingatkan para petani bahwa status “musim kemarau” bukan berarti curah hujan hilang sama sekali. Hujan lokal dengan intensitas rendah masih mungkin terjadi, namun manajemen air yang efisien tetap menjadi kunci utama keberhasilan panen.

Melalui sinergi antara bantuan teknologi dari kementerian, kesiapan infrastruktur daerah, dan kedisiplinan petani dalam mengelola air, Dinas TPH Lampung Utara optimistis dapat menekan dampak negatif El Nino secara signifikan sekaligus menjaga kesejahteraan para petani lokal. (Rido/ Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!