Bandar Lampung- Tim Resmob Tekab 308 Ditreskrimum Polda Lampung berhasil meringkus WA, seorang buron kakap yang merupakan anggota sindikat spesialis pembobolan dealer sepeda motor lintas Daerah. Tersangka ditangkap di kawasan Durian Payung, Bandar Lampung, setelah sempat berupaya melarikan diri dari kepungan petugas.
WA diketahui merupakan bagian dari jaringan kriminal pimpinan Bahroni dan Hamli. Kelompok ini sebelumnya sempat menggegerkan publik terkait kasus penembakan yang menewaskan anggota Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena.
WA merupakan sindikat pembobol lima dealer besar di berbagai wilayah hukum Provinsi Lampung seperti jaringan dealer di Lampung Selatan (Hajimena dan Tanjung Bintang), Pesawaran (Gedong Tataan), Pringsewu (Gadingrejo), hingga Kota Metro.
Salah satu aksi terstruktur komplotan ini terjadi di Dealer Honda Metro Timur. Modus operandi yang digunakan cukup rapi: para pelaku memotong kawat berduri, memanjat pagar pembatas, dan membobol rolling door utama sebelum membawa kabur tujuh unit sepeda motor sekaligus. Insiden tersebut memicu kerugian material mencapai Rp230 juta.
Dalam proses penangkapan di lapangan, Polisi terpaksa melepaskan tembakan terukur karena tersangka mencoba melawan dan melarikan diri. Dari tangan WA, petugas menyita sejumlah barang bukti operasional termasuk unit telepon genggam dan tas milik tersangka yang diduga kuat berkaitan dengan aksi kejahatannya.
Saat ini, penyidik Ditreskrimum Polda Lampung masih melakukan pemeriksaan intensif untuk memetakan sisa jaringan penadah maupun pelaku lain yang belum tertangkap. Berkaca pada rekam jejak kelompok ini yang kerap menggunakan senjata api rakitan, Polda Lampung menegaskan akan memperketat pengawasan dan menindak tegas kepemilikan senjata api ilegal di wilayahnya. (Sandi Putra/ Red)













