Kemeriahan Festival Teluk Stabas VI, Pesisir Barat Siap Unjuk Gigi Jadi Destinasi Kelas Dunia

Pesisir Barat – Akhir pekan di Kabupaten Pesisir Barat mendadak super meriah, budaya tahunan yang paling dinanti Festival Teluk Stabas (FTS) VI, Sabtu (6/06/2026) dibuka langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan. Festival ini siap menyuguhkan pesta budaya dan pariwisata yang spektakuler selama lima hari ke depan.

Tahun ini, FTS VI mengusung tema yang cukup ambisius namun realistis“Pesona Budaya dan Wisata Pesisir Barat Menuju Destinasi Berkelas Dunia.” Suatu sinyal kuat bahwa Pesisir Barat tidak hanya ingin dikenal lewat ombak legendarisnya bagi para peselancar, tetapi juga lewat kekayaan tradisi yang memesona.

Pembukaan festival ini tidak hanya memikat masyarakat lokal dan wisatawan, tetapi juga dihadiri oleh deretan tokoh penting daerah. Terlihat hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Irawan Topani, Plh. Sekretaris Daerah, Armand Achyuni, hingga Wakil Ketua II DPRD Muhammad Amin Basri.

Suasana semakin anggun dengan kehadiran Ketua Umum TP-PKK Pesibar Dian Hardiyanti Dedi bersama Ketua I TP-PKK, Dea Derika Topani. Tidak ketinggalan, perwakilan dari 16 Sai Batin Marga, unsur Forkopimda, serta para Camat dan Peratin se-Pesisir Barat turut melebur bersama warga dalam kemeriahan Pawai Budaya yang penuh warna.

Kehadiran para tokoh adat dari 16 Sai Batin Marga menegaskan bahwa modernisasi pariwisata di Pesisir Barat tetap berjalan beriringan dengan pelestarian kearifan lokal yang sakral.

Dalam sambutannya yang disambut antusias Bupati, Dedi Irawan menegaskan bahwa Festival Teluk Stabas adalah momentum strategis untuk membawa nama Pesisir Barat ke panggung Internasional,“Tema tahun ini mencerminkan harapan agar Pesisir Barat semakin dikenal dunia, tidak hanya karena keindahan alam dan ombaknya, tetapi juga karena kekayaan budaya, keramahan masyarakat, serta kearifan lokal yang terus kita lestarikan,” ujar Bupati Dedi sebelum resmi membuka acara.

FTS VI yang berlangsung dari 6 hingga 10 Juni 2026 ini memang dirancang multi-fungsi. Selain memanjakan mata para traveler, festival ini menjadi spotlight utama tempat berburu kuliner khas dan kerajinan tangan estetik, panggung ekspresi seni tradisional yang mulai langka, dan wadah unjuk kreativitas dan inovasi modern.

Pemerintah daerah berharap festival ini tidak sekadar menjadi tontonan musiman, melainkan mampu memutar roda ekonomi masyarakat pasca-pandemi secara masif. Kunjungan wisatawan yang melonjak dipastikan akan membawa dampak langsung bagi penginapan, kuliner, hingga jasa transportasi lokal.

Bupati Dedi juga tak lupa memberikan apresiasi tertinggi kepada seluruh panitia, aparat keamanan, sponsor, dan tokoh masyarakat yang sukses menyulap TPI Kuala Stabas menjadi panggung festival yang begitu megah.

Bagi Anda yang sedang berada di Lampung atau berencana liburan minggu ini, Festival Teluk Stabas VI jelas masuk ke dalam bucket list yang wajib dikunjungi. Let’s go to Pesisir Barat! (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!