Jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Tiba di Lokasi Kemenhan

JAKARTA, studio2news – Suasana duka menyelimuti lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Senin (1/6/2026). Jenazah mantan Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, tiba di lokasi persemayaman sekitar pukul 07.30 WIB.

Berdasarkan pantauan di lapangan, iring-iringan mobil ambulans yang membawa mendiang tiba dengan khidmat. Jenazah kemudian dibawa masuk ke dalam Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI) pada pukul 07.33 WIB untuk menjalani rangkaian prosesi persemayaman.

Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait, menjelaskan bahwa persemayaman ini merupakan penghormatan terakhir sebelum jenazah diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir. Upacara persemayaman di Kemenhan dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan selaku Inspektur Upacara.

“Jenazah almarhum akan dimakamkan secara militer melalui upacara pemakaman di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata. Ini adalah penghormatan negara kepada seorang prajurit dan negarawan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk Indonesia,” ujar Rico, Minggu (31/5/2026).

Rencananya, setelah disemayamkan, upacara pelepasan jenazah akan dilaksanakan di Kemenhan pada pukul 11.00 WIB, untuk selanjutnya diberangkatkan menuju TMPNU Kalibata, Jakarta.

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu berpulang pada usia 76 tahun. Beliau meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB.

Lahir di Palembang pada 12 April 1950, Ryamizard adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1974 dari kecabangan infanteri. Sepanjang kariernya, beliau dikenal sebagai sosok yang disiplin dan strategis.

Sebelum menjabat sebagai Menteri Pertahanan di periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo (2014–2019), mendiang menempati posisi puncak di TNI Angkatan Darat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada periode 2002–2005.

Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi institusi TNI dan bangsa Indonesia atas jasa-jasa pengabdian beliau selama masa hidupnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!