Tulang Bawang – Kebakaran lahan kembali melanda wilayah Kabupaten Tulang Bawang di tengah di kondisi musim kemarau saat ini. Kali ini, lahan tebu plasma di Jalan Lintas Timur Tulung Bekai, Kampung Tiuh Tohou, Kecamatan Menggala, hangus terbakar kemarin sore.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 17.00 WIB tersebut sempat memicu kepanikan luar biasa bagi warga sekitar. Pasalnya, titik kobaran api berada sangat dekat dengan area pemukiman padat penduduk.
Begitu menerima laporan darurat dari masyarakat yang melihat kepulan asap dan api mulai membesar, petugas Piket Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Menggala langsung bergerak. Hanya dalam waktu 15 menit, armada Damkar Tulang Bawang sudah tiba di lokasi kejadian.
Dalam operasi pemadaman ini, Damkar mengerahkan 2 Unit Kendaraan pemadam kebakaran, 10 Personil Pos Piket yang tangguh di lapangan, dan 6.000 Liter Air yang disemprotkan secara intensif untuk melokalisir perambatan api.
Melalui perjuangan keras memutus jalur api yang mengarah ke rumah warga, petugas akhirnya berhasil menjinakkan total seluruh titik api dalam waktu sekira 2 jam. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api di lahan tebu tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Peristiwa di Kampung Tiuh Tohou ini menjadi alarm keras mengenai dampak nyata musim kemarau di Tulang Bawang. Karakteristik tanaman tebu menjelang masa panen di musim kering memiliki risiko kebakaran yang sangat tinggi (high flammability).
Beberapa faktor pemicu meluasnya kebakaran lahan tebu saat kemarau meliputi Akumulasi serasah kering, kelembaban udara rendah dan angin kencang, dan kerugian ekonomi petani.
Kesigapan 10 personil Damkar Tulang Bawang dalam menyemprotkan 6.000 liter air pada Rabu petang kemarin membuktikan bahwa sistem respons cepat berjalan baik. Peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan segera melaporkan titik api sekecil apa pun adalah kunci utama pertahanan wilayah dari amukan si jago merah selama musim kemarau ini. (Oon Darmawan/ Red)













