Lampung Tengah – Aksi nekat komplotan pencuri sepeda motor (Curanmor) di wilayah hukum Polsek Gunung Sugih berakhir tragis. Gara-gara panik dikejar polisi dan warga, seorang eksekutor curanmor justru mengalami kecelakaan hebat hingga motor curiannya rusak berat, sebelum akhirnya diringkus dalam kondisi babak belur akibat terjatuh.
Peristiwa dramatis yang terjadi di wilayah Gunung Sugih Raya pada Minggu (24/5/2026) siang ini menimpa DA (27), seorang pedagang es teh. Korban kehilangan sepeda motor Honda Beat Street warna hitam miliknya yang diparkir dalam kondisi stang terkunci tepat di depan lapak dagangannya.
Kapolsek Gunung Sugih, Iptu Wahyu, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengungkapkan bahwa komplotan ini bergerak dengan pola berbagi peran yang cukup rapi saat melancarkan aksinya.
“Saat korban sedang sibuk melayani pembeli, salah satu pelaku langsung menggasak sepeda motor korban dan membawanya kabur ke arah Padang Ratu. Sementara itu, dua pelaku lainnya diduga kuat sengaja menyamar sebagai pembeli untuk mengalihkan perhatian korban,” ujar Iptu Wahyu saat dikonfirmasi kemarin.
Begitu menerima laporan darurat dari korban, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Presisi Polsek Gunung Sugih langsung bergerak cepat melakukan pengejaran secara masif ke rute pelarian pelaku di jalur Padang Ratu.
Namun, pelarian sang eksekutor terhenti lebih cepat. Di tengah jalan, petugas menemukan sepeda motor milik korban tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi rusak berat. Diduga kuat, pelaku kehilangan kendali akibat memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi karena panik.
Tak ingin buruannya lepas, petugas bersama warga sekitar langsung melakukan penyisiran total di area vegetasi sekitar lokasi jatuhnya motor. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan satu terduga pelaku yang berinisial APG (28), warga Kampung Negeri Agung, Kecamatan Selagai Lingga, Lampung Tengah.
Akibat luka-luka serius yang dialaminya pasca-kecelakaan tunggal tersebut, APG langsung dievakuasi oleh petugas ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan medis intensif sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut.
Saat ini, satu unit sepeda motor Honda Beat Street milik korban telah diamankan di Mapolsek Gunung Sugih sebagai barang bukti. Kendati satu pelaku telah dilumpuhkan, polisi menegaskan kasus ini belum selesai.
“Pelaku APG saat ini masih dalam perawatan medis di rumah sakit bawah pengawalan ketat. Sementara itu, Tim Tekab 308 Polsek Gunung Sugih terus melakukan pengembangan di lapangan dan memburu dua pelaku lain yang berhasil melarikan diri,”tukas Iptu Wahyu tegas. (Red)













