Drama Oknum Komcad TNI AL Pada Sang Pacar, Diungkap Polresta Balam

Bandar  Lampung– Sekenario drama Muhammad Rizky Perdana seorang oknum Komponen Cadangan (Komcad) TNI AL kepada kekasihnya, justru harus berurusan dengan hukum. Aksinya menyusun skenario palsu menjadi korban pembegalan (pencurian dengan kekerasan) alhasil  dibongkar oleh jajaran Polresta Bandar Lampung.

Kasus ini bermula ketika Rizky mendatangi Polresta Bandar Lampung pada Kamis (14/5/2026). Didampingi pacarnya, Riska Adelia, Rizky dengan meyakinkan membuat laporan kehilangan kendaraan. Kepada Polisi, ia mengaku telah menjadi korban curas di kawasan PJR Panjang, Jalan Insinyur Sutami.

Namun, sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Kejelian penyidik Satreskrim Polresta Bandar Lampung justru menemukan banyak kejanggalan dalam laporan tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, Polisi memastikan bahwa peristiwa pembegalan itu tidak pernah terjadi.

“Setelah kami lakukan pengecekan, nama yang bersangkutan tidak terdaftar sebagai anggota yang berdinas di Lanal Panjang,” ujar Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilulay oekan lalu.

Penyidikan lebih lanjut mengungkap bahwa Rizky bukan merupakan anggota aktif TNI AL, melainkan berstatus sebagai anggota Komponen Cadangan (Komcad).

Dibalik drama laporan palsu tersebut, terungkap fakta yang mengejutkan. Sepeda motor yang dilaporkan hilang itu ternyata adalah milik Riska, pacar pelaku.

Rizky diketahui meminjam motor tersebut, namun bukannya dikembalikan, motor itu justru dijual kepada rekannya sesama Komcad bernama Tio seharga Rp6,5 juta.

Menurut Kombes Pol Alfret, pelaku melakukan aksi nekat ini karena terdesak kebutuhan finansial.

Saat ini, Rizky telah diamankan di Mapolresta Bandar Lampung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit ponsel Oppo warna biru dan pakaian loreng milik pelaku. (Sandi Pratama/ red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!