Bandar Lampung, studio2news – Tim Tekab 308 Polresta Bandar Lampung bersama jajaran Polsek berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga.
Seorang pelaku berinisial J warga Kecamatan Jabung, Lampung Timur terpaksa diberikan tindakan tegas terukur hingga tewas karena melawan petugas saat akan ditangkap, Kamis (3/6/2026).
J merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikenal licin. Ia diduga kuat merupakan bagian dari komplotan curanmor bersenjata api yang aksinya telah terdeteksi hingga ke wilayah Tangerang.
Proses penangkapan yang berlangsung di kediaman pelaku di Jabung, Lampung Timur, berjalan dramatis. Pelaku sempat melakukan perlawanan sengit dan berusaha melarikan diri, yang mengakibatkan seorang anggota kepolisian mengalami luka-luka.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengikuti seluruh prosedur operasional standar (SOP) sebelum melakukan tindakan tegas.
“Saat kami melakukan upaya penangkapan, pelaku melawan dan melukai petugas. Sesuai dengan Perkap Nomor 1, kami sudah memberikan imbauan hingga tembakan peringatan. Namun, pelaku tetap tidak mengindahkan dan justru membahayakan keselamatan anggota, sehingga kami melakukan tindakan tegas terukur,” ujar Gigih saat diwawancarai awak media di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung, Kamis malam.
Lebih lanjut, Gigih menjelaskan bahwa J bukanlah pelaku kriminal biasa. J diketahui pernah menodongkan senjata api kepada anggota Polresta Bandar Lampung dalam sebuah peristiwa sebelumnya.
Selain itu, berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku merupakan pengguna aktif narkotika, yang diduga kuat memengaruhi perilaku agresifnya saat berhadapan dengan petugas.
“Pelaku ini adalah bagian dari jaringan yang sudah kami petakan. Kami masih terus melakukan pengembangan, terutama terkait asal-usul senjata api yang kerap digunakan komplotan ini saat beraksi,” beber Gigih.
Saat ini, jenazah pelaku telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah melalui proses pemeriksaan medis di rumah sakit. Meskipun pelaku utama telah tewas, polisi memastikan bahwa penyelidikan tidak berhenti di sini.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memburu sisa komplotan lainnya guna mengungkap jaringan curanmor bersenjata api yang beroperasi di wilayah hukum Bandar Lampung dan sekitarnya. (Sandi Putra/Red).













