JAKARTA – Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 secara resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026 pada Senin (25/5), mulai pukul 15.00 WIB. Keputusan krusial ini ditetapkan menyusul rampungnya Rapat Seleksi dan Alokasi Penetapan Hasil Jalur SNBT.
Masyarakat dan para peserta dapat mengakses status kelulusan secara personal melalui laman resmi [https://pengumumansnbt.snpmb.id](https://pengumumansnbt.snpmb.id) atau melalui 45 laman mirror PTN yang telah disediakan. Untuk melihat hasil, peserta diwajibkan memasukkan Nomor Peserta UTBK-SNBT 2026 serta Tanggal Lahir yang sesuai dengan data registrasi pada sistem SNPMB.
Pada tahun ini, animo lulusan pendidikan menengah untuk melanjutkan studi ke jenjang tinggi tetap tinggi. SNBT 2026 diikuti oleh 145 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang mencakup 75 PTN Akademik, 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), 44 Politeknik Negeri (PTN Vokasi)
Total pendaftar yang memperebutkan alokasi bangku kuliah mencapai 871.496 orang (termasuk 372 pendaftar difabel). Secara rinci, akumulasi preferensi pilihan program studi para pendaftar tercatat sebagai berikut: Pilihan 1 sebanyak 871.496; Pilihan 2 sebanyak 840.722; Pilihan 3 sebanyak 493.882; dan Pilihan 4 sebanyak 275.053.
Para pendaftar tersebut saling bersaing ketat demi memperebutkan 286.864 kursi, Berdasarkan data demografi institusi asal, kelompok pendaftar masih didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan angka mencapai 597.849 orang. Posisi berikutnya ditempati oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 141.330 orang, Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 126.505 orang, Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) sebanyak 1.047 orang, serta kategori sekolah lainnya sebanyak 4.765 orang.
Dari keseluruhan pendaftar, Panitia SNPMB menyatakan sebanyak 256.369 peserta lolos seleksi. Angka ini merepresentasikan persentase kelulusan sebesar 29,42% dari total pendaftar Nasional.
Tahun ini, aspek inklusivitas dan keterjangkauan pendidikan menunjukkan angka yang positif. Sebanyak 86.118 peserta (33,59%) dari total kelulusan merupakan pendaftar skema KIP Kuliah (calon penerima bantuan biaya pendidikan dari pemerintah). Selain itu, terdapat 69 peserta difabel yang berhasil dinyatakan lulus, yang terdiri atas 28 peserta tunanetra, 22 peserta tunadaksa, 17 peserta tunarungu, dan 2 peserta tunawicara.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB 2026, Eduart Wolok, memberikan apresiasi tertinggi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos pada tahapan yang kompetitif ini,”Bagi peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Jalur SNBT Tahun 2026, kami imbau untuk segera melakukan proses registrasi ulang sesuai dengan linimasa dan regulasi yang telah ditetapkan oleh PTN tujuan masing-masing,”Ujar Eduart.
Beliau juga mengingatkan bahwa bagi para pelamar skema KIP Kuliah yang dinyatakan lulus, statusnya akan divalidasi lebih lanjut melalui tahapan verifikasi data ekonomi, baik berbasis pemeriksaan dokumen tertulis maupun kunjungan lapangan (fact-finding mission) langsung ke alamat tinggal peserta.
Sementara itu, bagi para peserta yang belum berhasil pada jalur UTBK-SNBT ini, Eduart berpesan agar tidak berkecil hati. Momentum ini diharapkan tidak mematahkan semangat akademik, mengingat peluang untuk melanjutkan studi di PTN masih terbuka lebar melalui mekanisme Seleksi Jalur Mandiri yang diselenggarakan secara independen oleh masing-masing perguruan tinggi. (Red)













