Lampung Utara- Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, SMP Muhammadiyah Soekarno-Hatta Kotabumi, Lampung Utara resmi beroperasi dengan membawa terobosan baru di dunia pendidikan. Sekolah yang baru memulai kiprah perdana pada tahun ini meluncurkan program unggulan berbasis Multi Language (Multibahasa) sebagai upaya mencetak generasi yang berdaya saing global tanpa kehilangan akar budaya lokal.
Integrasi kurikulum di sekolah ini didesain secara komprehensif dengan memadukan nilai-nilai keislaman, wawasan global, dan kearifan lokal. Implementasi konkret dari program ini diwujudkan melalui pembiasaan berbahasa harian bagi seluruh peserta didik.
Dalam jadwal yang telah disusun, bahasa Inggris akan digunakan sebagai pengantar pada hari Senin hingga Rabu. Selanjutnya, hari Kamis dikhususkan untuk penggunaan bahasa daerah Lampung, dan hari Jumat didedikasikan untuk bahasa Arab. Kombinasi bahasa Inggris dan Arab diterapkan untuk menyiapkan siswa menuju panggung internasional (Go International), sementara penggunaan bahasa Lampung bertujuan merawat kelestarian budaya daerah di tengah arus modernisasi.
Kepala SMP Muhammadiyah Soekarno-Hatta Kotabumi, Sigit Suharjono, menegaskan bahwa seluruh program dirancang demi membekali siswa dengan kompetensi masa depan yang unggul dan adaptif.
“Tujuan utama dari program-program ini adalah membekali peserta didik agar memiliki daya saing tinggi di masa depan, namun tetap memegang teguh identitas wilayah dan adat istiadat mereka,” ujar Sigit.
Khusus untuk hari Kamis, program berbahasa daerah ini diselaraskan dengan instruksi Gubernur Lampung mengenai gerakan “Lampung Kamis Beradat”. Pada hari tersebut, seluruh ekosistem sekolah tidak hanya diwajibkan berkomunikasi dengan bahasa Lampung, tetapi juga mengenakan atribut pakaian yang merepresentasikan adat istiadat setempat.
Demi menjamin mutu pembelajaran dan efektivitas program, pihak sekolah menerapkan standar rekrutmen yang sangat ketat bagi para tenaga pendidik. Dari total 254 calon guru yang mendaftar, sekolah hanya meloloskan 9 pengajar terbaik melalui proses seleksi kompetensi yang ketat.
Langkah ini menegaskan komitmen serius institusi dalam menghadirkan ekosistem belajar berkualitas tinggi. Melalui kesiapan SDM pengajar dan inovasi kurikulum ini, lulusan SMP Muhammadiyah Soekarno-Hatta Kotabumi diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang siap berkompetisi secara internasional sekaligus menjadi garda terdepan dalam menghidupkan kembali kearifan lokal. (Sastra/ Red)













