Prabowo Resmikan 1.061 KMP di Jatim dan Jateng, Targetkan 30 Ribu Unit Operasional Agustus 2026

NGANJUK (studio2news) – Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Peresmian yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5) ini disiarkan secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Langkah ini diambil pemerintah sebagai strategi konkret untuk memperkuat perekonomian rakyat langsung dari tingkat akar rumput, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi kerja cepat seluruh pihak. Pemerintah berhasil mengoperasikan ribuan koperasi tersebut hanya dalam waktu sekitar tujuh bulan sejak pembangunan fisik dimulai pada November 2025.

“Pembangunan fisik saja dimulai sekitar November 2025 sampai sekarang, berarti kurang dari enam bulan. November, Desember, Januari, Februari, Maret, April, Mei, tujuh bulan ya. Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa capaian ini merupakan tonggak sejarah baru karena operasionalisasi dilakukan secara serentak dan langsung dibekali fasilitas yang matang. Setiap koperasi yang diresmikan telah dilengkapi dengan Gedung dan gudang penyimpanan, Sistem manajemen terintegrasi, Ketersediaan barang dan petugas operasional dan Sarana logistik penunjang (truk, mobil pikap, dan kendaraan roda tiga).

Menariknya, Presiden mengungkapkan bahwa target awal peresmian sebenarnya berada di angka 1.300 unit. Namun, jumlah tersebut disesuaikan menjadi 1.061 unit atas usulan Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, yang memahami kegemaran Presiden terhadap angka delapan.

“Dirut Agrinas ingat bahwa saya suka angka delapan. Jadi kalau begitu Pak, tidak usah 1.300, 1.061 saja Pak. Jadi kalau satu sama enam tujuh, tujuh sama satu delapan. Jadi ini orang Indonesia suka ‘gathuk-gathuk’ (mencocokkan), mencari-cari, tapi itu hanya untuk semangat saja. Intinya, kita mendirikan dari konsep sampai terwujud kurang dari satu tahun,” ujar Prabowo.

Dari total 1.061 unit KDKMP yang diresmikan, sebarannya dibagi ke dalam dua provinsi ceruk utama, Jawa Timur, 530 unit tersebar di 7 kabupaten, Jawa Tengah 531 unit tersebar di 8 kabupaten/kota.

Koperasi ini juga langsung berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal. Setiap unit KDKMP mempekerjakan 17 pekerja yang seluruhnya merupakan warga dari desa setempat.

Berdasarkan laporan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, saat ini secara fisik sudah ada lebih dari 9.000 gedung, gudang, dan sistem koperasi yang siap. Presiden menyebut hal ini sebagai prestasi besar bagi bangsa.

Tak berhenti di sini, pemerintah melalui BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara per Mei 2026 ini tengah mengebut pembangunan 25.000 unit koperasi tambahan. Pemerintah menargetkan total 30.000 unit KDKMP dapat selesai dibangun dan beroperasi penuh pada Agustus 2026 mendatang.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut antara lain, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta sejumlah pejabat teras lainnya. (RED).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!