WAY KANAN Studio2news.com – Gerakan pengendalian inflasi serentak se-Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Way Kanan melaksanakan operasi pasar murah minyaKita di lokasi SP2KP Pasar Pagi, Kecamatan Baradatu pekan lalu.
Kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok penting di tengah masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 H mendatang.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Riva Adi Candra serta dilaksanakan melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersama Bulog Cabang Lampung Utara.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat diberikan kemudahan untuk memperoleh MinyaKita dengan harga Rp15.500 per liter atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.
Bupati, Ayu Asalasiyah dalam menyampaikan bahwa operasi pasar murah menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Selain menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan penting kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam pengendalian inflasi daerah”,jelas Ayu dalam sambutannya
Kembali diterangkannya, bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama instansi terkait guna memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar serta kondisi pasar tetap stabil.
Sementara itu Kepala Dinas Indag, Riva Adi Candra mengatakan pelaksanaan operasi pasar murah MiyaKita merupakan bagian dari program stabilitas pasokam dan harga pangan yang dilaksanakan secara berkelanjutan di Daerah.
Selain itu, menurutnya kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah antisipasi Pemerintah Daerah dalam menghadapi potensi kenaikan harga menjelang Idul Adha.
“Melalui operasi pasar murah ini, Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga kebuuhan pokok di masyarakat. Dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi daerah dapat dikendalikan secara optimal”katanya
Disampaikan pula bahwa kegiatan tersebut akan kembali dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026 dan dijadwalkan berlangsung secara bertahap selama bulan Mei 2026 di sejumlah wilayah Kabupaten Way Kanan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap stabilitas harga bahan kebutuhan pokok tetap terjaga, akses masyarakat terhadap pangan semakin mudah, serta pengendalian inflasi Daerah dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. (Dedi/Red).













