Kronologi Pelajar 17 Tahun Ditembak Begal di Bumi Nabung, Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV

LAMPUNG UTARA, Studio2News – Aksi pembegalan sadis kembali mencoreng keamanan wilayah Lampung Utara. Seorang pelajar berusia 17 tahun asal Desa Bumi Nabung harus merintih kesakitan dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit Handayani setelah timah panas bersarang di perutnya karena berani melawan perampok yang merampas sepeda motornya, Rabu (19/8/2026) pagi.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Kristofel, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah insiden berdarah tersebut.

“Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu kemarin, sekira pukul 07.10 WIB di Jalan Simpang Limus, Desa Bumi Nabung, Kecamatan Abung Kunang. Kami bersama tim masih melakukan penyelidikan intensif kasus ini. Mohon doanya,” ujar AKP Ivan saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).

Insiden mencekam ini bermula ketika korban berinisial A mengendarai sepeda motor Honda Beat untuk berangkat ke sekolah. Saat melintasi jalanan sepi di area perkebunan singkong Simpang Limus, Dusun VII, Desa Bumi Nabung, langkah korban tiba-tiba diadang oleh seorang pria tak dikenal yang muncul dari balik rimbunnya kebun singkong.

Pelaku langsung menodongkan senjata api ke arah korban sambil memaksa agar sepeda motor miliknya diserahkan. Korban yang berusaha mempertahankan kendaraannya justru berujung pada tindakan brutal pelaku.

“Dikarenakan korban tetap mempertahankan sepeda motornya, pelaku langsung menembak dan mengenai perut sebelah kanan hingga tembus ke bagian belakang,” jelas AKP Ivan.

Usai merobohkan korban yang bersimbah darah, pelaku dengan leluasa melarikan diri membawa sepeda motor korban menuju arah Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum). Korban yang tergeletak akhirnya ditemukan oleh warga sekitar dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi.

Menindaklanjuti kasus ini, Polres Lampung Utara tidak tinggal diam. Polisi kini tengah menyisir area sekitar TKP yang dikenal sepi dan jauh dari pemukiman penduduk untuk mencari proyektil peluru serta memeriksa sejumlah titik CCTV di sekitar lokasi kejadian hingga jalur pelarian di Jalinsum.

” Saat ini korban masih dilakukan perawatan intensif oleh tim medis di Rumah Sakit Handayani. Alhamdulillah, korban dalam keadaan sadar,” pungkasnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!