Fakta Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun,  Pelaku Bangun Tungku untuk Tutupi Jejak, Aksi Keji Terinspirasi Adegan Film

Madiun- Penyidikan kasus pembunuhan berencana terhadap seorang ibu berinisial DH (30) dan anak tirinya yang berusia balita, AGF (4), di Kota Madiun, Jawa Timur, terus bergulir. Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengungkap fakta baru yang mencengangkan mengenai upaya sistematis tersangka, Dwi Bagus Martono (40)  yang tak lain adalah suami siri korban dalam merekayasa tempat kejadian perkara demi menghilangkan jejak kejahatannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan psikologis dan pendalaman penyidik, aksi keji ini diduga kuat terinspirasi dari adegan film India, baik dari segi eksekusi maupun metode penyamaran jejak kejahatan. Pelaku bahkan membutuhkan waktu sekitar dua hari untuk melancarkan upaya sistematis menghilangkan jasad korban dengan cara membakar, memutilasi, dan menggilingnya menggunakan mesin pencacah sebelum akhirnya membuang sisa-sisa jasad ke sungai dan melarikan diri ke Jombang.

Dalam pengembangan penyidikan terbaru, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, membeberkan modus operandi lanjutan yang dilakukan tersangka. Pelaku secara sengaja membangun sebuah tungku di bagian belakang rumahnya pasca-pembakaran jasad.

Area bekas pembakaran tersebut dibersihkan secara cermat sebelum akhirnya ditutup secara permanen dengan bangunan tungku guna mengelabui aparat dan menyamarkan sisa-sisa material biologis korban.

Kendati demikian, kerja cepat tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, meliputi serpihan tulang manusia, abu sisa pembakaran dari dalam tungku, dan mesin pencacah yang diduga kuat digunakan dalam rangkaian mutilasi dan penghancuran jasad korban

Seluruh barang bukti tersebut kini telah diserahkan kepada laboratorium forensik guna menjalani uji laboratoris secara scientific crime investigation. Langkah ini diambil untuk memastikan validitas keterkaitan barang bukti secara ilmiah dengan kedua korban. Polda Jatim berkomitmen untuk mengusut tuntas perkara ini demi membuka seluruh tabir kejahatan secara transparan dan berkeadilan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!