Drama Pengadangan UAS di Kutai Barat, Aksi Massa di Bandara hingga Siasat Aparat Mengamankan Sang Ustadz

KUTAI BARAT, Studio2news – Kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, pada Jumat (3/7) lalu, diwarnai insiden tak terduga. Rombongan sang pendakwah diadang oleh sekelompok massa di pintu keluar bandara sesaat setelah mendarat.

Insiden tersebut melibatkan sekitar 20 hingga 25 orang yang mengatasnamakan diri sebagai Gerakan Pemuda Dayak. Massa yang memprotes kedatangan UAS sempat menaiki kendaraan yang diduga ditumpangi sang ustaz, dengan alasan khawatir isi ceramah UAS akan memicu perpecahan di daerah tersebut.

Kasi Humas Polres Kutai Barat, Iptu Sukoco, membenarkan adanya aksi penolakan tersebut.

“Benar ada sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan warga Kutai Barat menyampaikan penolakan terhadap kehadiran UAS,” ujar Sukoco, Senin (6/7).

Di balik ketegangan tersebut, pihak kepolisian dan TNI telah melakukan mitigasi risiko dengan matang. Mengetahui adanya potensi penolakan, aparat keamanan telah menyiapkan strategi pengamanan berlapis.

Iptu Sukoco mengungkapkan bahwa massa yang mengadang kendaraan UAS sebenarnya telah terkecoh. UAS diketahui tidak berada di dalam kendaraan yang menjadi sasaran pengadangan massa.

“Seolah-olah UAS berada di mobil itu, padahal beliau sudah berada di kendaraan lain dan lebih dulu melintas. Saat mereka memeriksa kendaraan tersebut, ternyata UAS tidak ada di dalamnya,” jelasnya.

Berkat kesigapan aparat gabungan, situasi pun berhasil diredam dan keamanan tetap terjaga.

Sebelumnya, rencana kunjungan UAS ke Kutai Barat telah dibahas secara resmi dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Rapat yang melibatkan unsur pemerintah, tokoh adat, hingga tokoh masyarakat tersebut telah memberikan lampu hijau bagi kehadiran UAS.

Diketahui, Ustaz Abdul Somad dijadwalkan mengisi ceramah dalam Tablig Akbar di Islamic Center Masjid Al-Muttaqin, Kecamatan Melak. Selain itu, beliau juga diagendakan hadir dalam perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kutai Barat terpantau kondusif dan rangkaian acara yang dijadwalkan tetap berjalan dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!