Bersihkan Ikon Sejarah, Kodim 0412 Lampung Utara Gelar Aksi “Radin Inten Asri” di Way Sesah

LAMPUNG UTARA, Studio2News – Aliran Sungai Way Sesah di kawasan Jembatan Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, mendadak berubah wajah menjadi lebih bersih pada Jumat (10/07/2026).

Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat setempat bahu-membahu menyingkirkan tumpukan sampah yang selama ini menyumbat aliran sungai dalam aksi masif bertajuk gerakan “Radin Inten Asri”.

Gerakan serentak yang diinisiasi oleh Kodam XXI Radin Inten Lampung dan Bengkulu ini dipantau langsung oleh Pangdam XXI/RI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, melalui video conference terpusat dari Bandar Lampung. Di Kabupaten Lampung Utara, aksi nyata di lapangan dipimpin langsung oleh Dandim 0412 Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman.

Pemilihan lokasi Sungai Way Sesah bukan tanpa alasan strategis. Jembatan Muara Jaya yang berdiri sejak tahun 1974 merupakan ikon sejarah sekaligus urat nadi mobilitas ekonomi masyarakat Kotabumi. Kodim 0412/LU sengaja menyasar titik ini untuk memastikan fungsi ekologis dan estetika kawasan bersejarah tersebut terjaga.

“Mari kita laksanakan kebersihan di lingkungan kita dengan penuh antusias. Saya yakin dengan aksi ini, area kita akan menjadi lebih bersih dan sehat,” ujar Letkol Inf Roni Faturohman.

Dalam arahannya, Letkol Inf Roni menegaskan bahwa esensi dari gerakan “Radin Inten Asri” melampaui sekadar kegiatan bersih-bersih sungai. Ia berharap aksi ini menjadi pemantik kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan di kediaman maupun area kerja masing-masing.

“Gerakan ini tidak boleh berhenti di Jembatan Way Sesah saja. Kita ingin semangat ini berkembang hingga ke depan rumah masing-masing dan kantor-kantor. Mari kita lakukan dengan gembira. Jika ada kendala di lapangan, segera laporkan,” tegas Dandim.

Pantauan di lokasi menunjukkan atmosfer kegiatan berlangsung cair namun tetap proaktif. Budaya gotong royong yang sempat memudar di era modern seolah hidup kembali. Sinergi antara aparat dan warga ini berhasil mengubah wajah Sungai Way Sesah yang semula terhambat sampah, menjadi lebih lancar dan asri.

Dengan wajah baru yang lebih bersih, masyarakat kini diharapkan mampu menjaga konsistensi kebersihan lingkungan. Langkah preventif ini diharapkan menjadi benteng utama dalam menjaga ekosistem sungai sekaligus meminimalisir risiko banjir di wilayah Kotabumi. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!