Forkopimda Lampura “Terpecah”, Bupati, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD dan Sekda Tersenyum. Wabup dan Kakimal Gigit Jari 

LAMPUNG UTARA, Studio2News – Euforia Piala Dunia 2026 tak hanya milik rakyat jelata. Di Kabupaten Lampung Utara, atmosfer turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat ini merasuk tajam hingga ke meja-meja birokrasi dan ruang komando Forkopimda.

Bukan sekadar perdebatan teknis lapangan, ajang ini telah memicu “perpecahan” kubu di kalangan pejabat tinggi. Di balik tawa dan prediksi, terselip narasi getir bagi mereka yang jagoannya dipaksa angkat koper lebih awal membuat sejumlah orang nomor satu di daerah ini terpaksa menelan pil pahit dan “gigit jari”.

Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menjadi salah satu yang paling percaya diri. Memegang teguh keyakinan pada Prancis, ia bahkan telah mengunci prediksi empat besarnya.

” Untuk empat besar, saya menjagokan Prancis, Argentina, dan Inggris. Namun, trofi juara tetap milik Prancis,” tegas Hamartoni dengan nada lugas.

Langkah ini senada dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Intji Indriati yang juga setia mendukung kedalaman skuad Prancis.

Namun, nasib berbeda dialami Wakil Bupati Romli. Demi loyalitasnya pada sosok Cristiano Ronaldo, ia harus legawa melihat Portugal tersingkir, menyisakan kekecewaan yang ia telan sendirian.

Pilihan tepat bagi Ketua DPRD Lampung Utara, Yusrizal,ia menjatuhkan hati kepada timnas Inggris “The Three Lions”. Inggris dijadwalkan akan bertemu dengan Norwegia di delapan besar.

Situasi di lingkungan Pemkab kini pun kian cair. Banyak pejabat yang sebelumnya jumawa menjagokan tim-tim raksasa, kini berubah menjadi penonton pasif. Realita ini menjadi bumbu tersendiri di tengah riuhnya suasana kantor yang sempat memanas karena debat bola.

Tensi tak kalah panas terjadi di jajaran Forkopimda. Meski bahu-membahu menjaga stabilitas keamanan wilayah, mereka mendadak bersikap “dingin” saat tim kebanggaan masing-masing di meja diskusi.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, tetap teguh pada Argentina. “Argentina punya tradisi juara. Permainan mereka rapi dan menyerang, mirip strategi kita dalam menjaga keamanan yang harus selalu siap dan presisi,” kelakarnya.

Senada dengan Bupati dan Sekda, Dandim 0412 Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman hingga saat ini masih tersenyum, Pasalnya jagoannya Prancis masuk ke babak Semi Final.

Sementara itu, Kakimal Letkol Marinir Herman Sobli tetap mempertahankan kiblat dukungannya kepada Portugal yang tersingkir terlebih dahulu.

Di tengah keriuhan tersebut, Pemkab Lampung Utara tak ingin sekadar jadi penonton. Gelaran nonton bareng (Nobar) Babak Semifinal dan Final Piala Dunia 2026 dipastikan akan dipusatkan di Taman Olah Seni Kotabumi.

Menariknya, acara ini bukan sekadar pesta bola. Pemkab sengaja mengintegrasikan lapak UMKM lokal untuk menggerakkan ekonomi akar rumput. Lebih dari itu, ajang ini dirancang sebagai ruang silaturahmi terbuka antara pimpinan daerah dengan masyarakat.

Jadwal Nobar Puncak Piala Dunia 2026:

  • 15 – 16 Juli 2026: Babak Semifinal
  • 19 Juli 2026: Perebutan Juara Ketiga
  • 20 Juli 2026: Babak Final (Puncak Penentuan Juara Dunia)

Pemkab Lampung Utara mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari komunitas kepemudaan hingga keluarga untuk melebur dalam kemeriahan di Taman Olah Seni. Saatnya mengesampingkan “perpecahan” prediksi dan merayakan pesta sepak bola dunia bersama-sama. (diq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!