Jakarta- Markas Besar (Mabes) TNI membantah keras narasi yang beredar mengenai adanya sejumlah prajurit mendatangi Markas Polda Metro Jaya pada Kamis (9/7/2026) dini hari. Kabar tersebut sebelumnya dikaitkan dengan upaya intervensi terhadap seorang saksi sipil yang tengah diamankan oleh pihak Kepolisian.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas menegaskan bahwa informasi yang berkembang tersebut sama sekali tidak benar dan cenderung bersifat provokatif.
“Terlalu provokatif menggunakan bahasa menyerbu dan itu tidak benar adanya,” ujar Muhammad Nas saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026).
Saat dipertegas mengenai poin yang dibantah apakah terkait kedatangan personel atau dugaan penjemputan paksa terhadap saksi sipil yang sedang diperiksa. Nas meluruskan bahwa isu mobilisasi prajurit ke Polda Metro Jaya adalah hoaks. Ia memastikan tidak ada aktivitas pengiriman personel ke Markas Kepolisian Polda Metro Jaya tersebut.
“Tidak benar, waspadai narasi-narasi provokasi. Tidak benar ada yang datang,” pungkasnya.
TNI mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam menyerap informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang berpotensi membenturkan hubungan harmonis serta sinergisitas antara TNI dan Polri. (Red)













