LAMPUNG SELATAN, Studio2News – Perjalanan warga menuju Pelabuhan Bakauheni mendadak mencekam pada Senin (6/7/2026) dini hari. Ruas Jalan Lintas Timur di Kecamatan Kalianda berubah menjadi jalur maut setelah tumpahan cairan yang diduga oli memenuhi permukaan aspal, memicu rentetan insiden kecelakaan bagi pengendara sepeda motor.
Tumpahan cairan tersebut membentang sepanjang 500 meter, tepatnya dari kawasan sebelum Menara Siger hingga jalur turunan tajam menuju pelabuhan. Kondisi jalan yang sangat licin dan lengket membuat sejumlah pengendara kehilangan kendali dan terjatuh.
Laporan masyarakat yang masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan pada pukul 04.20 WIB segera direspons dengan pengerahan tim ke lokasi kejadian.
Kepala Bidang Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menerapkan metode pembersihan khusus agar jalan benar-benar aman.
“Kalau hanya disiram air, permukaan jalan justru akan semakin licin. Karena itu kami taburkan detergen, digosok bersama aparat kecamatan dan pemerintah desa, setelah itu baru disemprot menggunakan mobil damkar bertekanan tinggi,” jelas Rully.
Proses pembersihan yang berlangsung selama dua jam mulai pukul 06.12 WIB ini melibatkan sinergi antara personel Damkarmat, pihak Kecamatan Kalianda, hingga pemerintah desa setempat.
Beruntung, dalam insiden ini tidak dilaporkan adanya korban dengan luka berat. Meski demikian, Rully mengonfirmasi bahwa terdapat beberapa pengendara yang sempat terjatuh dan mengalami luka ringan serta keseleo.
Setelah pembersihan menyeluruh, jalur Lintas Timur dipastikan telah kembali normal dan aman dilalui kendaraan. Namun, pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melewati jalur turunan menuju Pelabuhan Bakauheni.
“Alhamdulillah, saat ini arus lalu lintas sudah kembali normal dan permukaan jalan tidak lagi licin. Namun, kami minta para pengendara agar tetap berhati-hati dan menjaga jarak aman saat melintas di jalur turunan tersebut,” pungkas Rully. (Wawan/Red).













