Petugas Lapas Surabaya Gagalkan Penyelundupan Ekstasi Modus Sembunyi Di Mulut

Sidoarjo – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ekstasi (inex) pada Selasa (14/7). Seorang pengunjung berinisial IA (32) ditangkap setelah kedapatan menyembunyikan satu butir ekstasi seberat 0,36 gram di dalam mulutnya.

Aksi tersebut terdeteksi berkat kejelian petugas pemeriksaan badan yang mencurigai gerak-gerik pelaku sebelum memasuki area steril Lapas. Berdasarkan pemeriksaan awal, barang haram yang dibungkus plastik tersebut rencananya akan diserahkan kepada seorang warga binaan berinisial Z, narapidana kasus narkotika yang tengah menjalani vonis 10 tahun penjara.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman mengapresiasi kesigapan personelnya di lapangan. Ia menegaskan bahwa metode penyelundupan narkoba ke dalam institusi pemasyarakatan terus berevolusi, sehingga menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh jajaran petugas.

“Modus operandi yang digunakan pelaku semakin beragam. Mulai dari menyisipkan barang terlarang di pakaian, barang bawaan, menyembunyikannya di organ vital, hingga yang terbaru dengan menyimpannya di dalam rongga mulut. Ketelitian dan profesionalisme petugas menjadi kunci utama penggagalan ini,” ujar Sohibur.

Sohibur menambahkan, penindakan tegas ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas I Surabaya dalam mendukung 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Fokus utama program tersebut meliputi pemberantasan peredaran narkoba, sterilisasi gawai ilegal, serta pencegahan praktik penipuan di lingkungan lapas.

Pascakejadian, pihak Lapas langsung berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo. Seluruh barang bukti beserta pengunjung IA dan warga binaan Z telah diserahkan kepada penyidik kepolisian guna proses hukum dan pengembangan jaringan lebih lanjut. Langkah ini menegaskan sinergi antar-aparat penegak hukum dalam memutus rantai peredaran narkotika. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!