Banten- Polda Banten terus memperdalam penyidikan insiden kebakaran yang menimpa KMP Batumandi di perairan dekat Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. Hingga saat ini, sebanyak 18 orang saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap titik terang penyebab insiden tersebut.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea, menjelaskan bahwa pemeriksaan saksi dilakukan secara menyeluruh dan mencakup berbagai pihak terkait.
“Penyidik Direktorat Polair Polda Banten telah memeriksa 18 orang saksi, dan penyelidikan ini masih terus berjalan. Pemeriksaan dimulai dari para penumpang, pengemudi bus, kepala kamar mesin, hingga kru kapal yang bertugas,” ujar Maruli, Kamis (22/10).
Sebagai bagian dari langkah investigasi ilmiah (scientific crime investigation), Polda Banten juga menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat ini, kondisi KMP Batumandi dilaporkan mengalami posisi terbalik pascakebakaran. Guna mendukung kelancaran proses investigasi lanjutan, petugas gabungan berencana untuk membalikkan posisi kapal tersebut.
Langkah ini dilakukan melalui koordinasi intensif bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten guna membantu proses pengapungan dan pengamanan bangkai kapal. (Red)













