BMKG Catat 135 Gempa Mengguncang Lampung dan Sumsel Sepanjang April 2026

Sumber Foto Google

LAMPUNG UTARA, studio2news – Stasiun Geofisika Lampung Utara merilis data aktivitas seismik di wilayah Lampung dan sekitarnya sepanjang bulan April 2026. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan Software Seiscomp, tercatat sebanyak 135 kejadian gempabumi terjadi di wilayah tersebut.

Dari total data yang dihimpun, aktivitas kegempaan didominasi oleh wilayah Provinsi Lampung dengan 125 kejadian. Sementara itu, 10 kejadian gempabumi lainnya terjadi di wilayah Sumatra Selatan. Magnitudo gempa yang tercatat bervariasi, berkisar antara M 1,1 hingga yang terbesar mencapai M 4,8.

Berdasarkan kedalamannya, aktivitas tektonik selama April 2026 ini didominasi oleh gempa dangkal (kurang dari 60 km) sebanyak 124 kejadian. Sedangkan 11 kejadian sisanya merupakan gempabumi menengah dengan kedalaman antara 60 hingga 300 km.

Jika ditinjau dari jarak episenter terhadap Stasiun Geofisika Lampung Utara, sebanyak 116 manifestasi gempa berada pada jarak dekat ($\le 2^\circ$), dan 7 kejadian berada pada jarak lebih dari $2^\circ$.

Meski mencatat ratusan aktivitas seismik, BMKG melaporkan hanya ada 3 (tiga) kejadian gempabumi yang getarannya dirasakan nyata oleh masyarakat sepanjang bulan April, dengan rincian sebagai berikut, Gempa M 4,8 (Selasa, 7 April 2026, pukul 20.40 WIB), Gempa terkuat sepanjang bulan ini berpusat di laut, koordinat $6.2^\circ\text{ LS}$ dan $103.73^\circ\text{ BT}$ (114 km Barat Daya Pesisir Barat) dengan kedalaman 27 km. Guncangan dirasakan di wilayah Liwa dengan Skala Intensitas II-III MMI (getaran nyata di dalam rumah, seakan ada truk berlalu). Guncangan juga dirasakan di Bengkunat, Pringsewu, dan Semaka dengan Skala II MMI. Gempa M 4,5 (Minggu, 26 April 2026, pukul 06.01 WIB) Berpusat di laut pada koordinat $5.41^\circ\text{ LS}$ dan $103.60^\circ\text{ BT}$ (44 km Barat Daya Pesisir Barat) dengan kedalaman 33 km. Dampak gempa dirasakan di Liwa dan Pesisir Barat dengan Skala Intensitas III MMI. Gempa M 2,3 (Senin, 27 April 2026, pukul 21.53 WIB) Berbeda dari dua gempa sebelumnya, gempa mikro ini berpusat di darat pada koordinat $5.34^\circ\text{ LS}$ dan $104.60^\circ\text{ BT}$ (18 km Barat Laut Tanggamus) dengan kedalaman dangkal 7 km. Getaran dirasakan di wilayah Tanggamus dengan Skala Intensitas II MMI (benda gantung bergoyang).

Menyikapi data aktivitas kegempaan ini, pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu atau berita hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat diharapkan selalu menyaring informasi dan memastikan akses berita resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi, melalui situs resmi, www.bmkg.go.id, www.inatews.bmkg.go.id dan www.lampung.bmkg.go.id.  (RED).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!