Lampung Tengah – Menjadi tua adalah kepastian, namun tetap berdaya dan bahagia di usia senja adalah sebuah pilihan dan kini, pilihan itu difasilitasi dengan nyata oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Suasana di Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan tampak berbeda dari biasanya. Rona bahagia memancar dari wajah-wajah lanjut usia (lansia) yang berkumpul bersama para bidan. Hari itu menjadi tonggak sejarah baru dengan diresmikannya Sekolah Lansia “Maju Mapan” bersamaan dengan pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri yang hadir langsung untuk meresmikan program saat itu menegaskan bahwa hadirnya Sekolah Lansia “Maju Mapan” adalah wujud nyata dari kehadiran Negara dalam memanusiakan manusia. Pemerintah tidak ingin para lansia hanya menjadi objek pasif dari pembangunan, melainkan bagian yang tetap diperhatikan kesejahteraan mental dan fisiknya.
“Sekolah Lansia ‘Maju Mapan’ ini adalah bentuk penghormatan dan perhatian mendalam kami. Kami ingin orang-orang tua kita di Lampung Tengah tidak merasa terasing. Di sini, mereka akan diajak untuk tetap sehat, aktif secara sosial, dan tetap produktif dengan cara yang bahagia,” ujar I Komang Koheri dalam sambutan hangatnya.
Langkah ini dinilai oase segar bagi peningkatan kualitas hidup (quality of life) kelompok lansia, mengubah paradigma “tua dan sakit-sakitan” menjadi “tua yang mandiri dan bermakna.”
Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Ketua Ikatan Ramah Lansia, serta jajaran Forkopimcam Way Pengubuan ini juga menggarisbawahi pentingnya pelayanan KB. Jika Sekolah Lansia mengurus mereka yang berada di fase akhir kehidupan, maka layanan KB yang digelar IBI berfokus pada penyiapan generasi awal yang berkualitas.
I Komang Koheri secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada para bidan yang tergabung dalam IBI Lampung Tengah. Baginya, bidan adalah garda terdepan yang mengawal kehidupan, mulai dari dalam kandungan hingga memastikan perencanaan keluarga berjalan matang demi melahirkan generasi bebas stunting.
Melalui integrasi program Sekolah Lansia dan penguatan layanan KB, Kabupaten Lampung Tengah sedang merajut siklus hidup manusia yang ideal: melahirkan generasi yang terencana melalui program KB, dan merawat mereka yang telah purnatugas dengan penuh martabat melalui Sekolah Lansia. (Red)













