Sat Lantas Polresta Bandar Lampung Distribusikan 5000 Liter Air Bersih

Bandar Lampung- Ancaman kelangkaan air bersih mulai membayangi sejumlah kawasan padat penduduk di Kota Bandar Lampung. Merespons potensi krisis yang dialami masyarakat, Polresta Bandar Lampung melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) mengambil langkah proaktif dengan mendistribusikan 5.000 liter air bersih ke Jalan Raden Fatah, Kelurahan Kaliawi, Kecamatan Tanjung Karang Pusat.

Langkah taktis yang digelar pada akhir pekan tersebut mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Sejak armada tangki tiba, puluhan warga tampak memadati lokasi membawa berbagai wadah penampungan mulai dari jeriken, ember, hingga drum besar guna mengamankan pasokan harian mereka.

Penyaluran air bersih ini bukan sekadar aksi bagi-bagi bantuan, melainkan wujud konkret pengayoman publik. Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati menegaskan bahwa aksi sosial ini berangkat dari pemahaman mendalam atas kebutuhan mendasar masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Air merupakan kebutuhan pokok, sehingga kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar AKP Agustina Nilawati.

Lebih jauh, ia menggarisbawahi transformasi peran Kepolisian modern yang tidak lagi sebatas penegakan hukum (law enforcement), melainkan juga berfokus pada pelayanan publik (public service) dan solusi atas dinamika sosial masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, kami berupaya untuk hadir dan memberikan manfaat secara langsung,” tambahnya.

Aksi nyata di Kaliawi diproyeksikan menjadi awal dari rangkaian program kontingensi kekeringan oleh Polresta Bandar Lampung. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memetakan (mapping) wilayah-wilayah rawan air bersih di Bandar Lampung guna mengantisipasi dampak kemarau yang lebih luas.

Bagi warga Kaliawi, bantuan 5.000 liter air ini memberikan napas lega untuk memenuhi kebutuhan domestik yang mendesak, seperti memasak, sanitasi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Langkah Polresta Bandar Lampung menembus wilayah rentan seperti Tanjung Karang Pusat memuat dua poin penting yakni responsivitas bencana mikro dan Investasi Sosial

Integrasi antara patroli keamanan dan kepedulian sosial ini membuktikan bahwa kehadiran institusi Kepolisian dapat menjadi oase nyata di tengah tantangan iklim dan cuaca yang dihadapi masyarakat. (Sandi Putra/ Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!