WAY KANAN Studio2news.com – Jagat media sosial belakangan ini diramaikan oleh sosok AKBP Condro Sasongko, Kapolres Serang yang viral karena aksi-aksi lucunya. Warganet menjulukinya sebagai “Kapolres Lucu,” lantaran kedekatannya dengan masyarakat Jawa yang dibungkus dengan humor segar namun tetap berwibawa.
Siapa sangka di Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung, masyarakatnya juga memiliki sosok pemimpin Kepolisian dengan “Frekuensi” yang serupa. Beliau adalah AKBP Didik Kurnianto.
Jika AKBP Condro Sasongko dikenal dengan celetukan spontannya di depan kamera, AKBP Didik Kurnianto memiliki cara unik untuk menyatu dengan alam dan masyarakat Way Kanan. Di sela-sela kesibukannya menjaga Kamtibmas, bukan pemandangan aneh jika melihat orang nomor satu di Polres Way Kanan ini berada di area perkebunan atau persawahan usai jam Kantor.
Bukan sedang melakukan razia, melainkan sibuk mencari pakan ternak. Mengenakan kaos santai dan celana lapangan, ia kerap terlihat menyabit rumput atau mencari daun-daunan untuk makanan ternak kambing.
“Pemimpin itu bukan hanya yang duduk di belakang meja. Dengan turun ke kebun, merasakan peluh yang sama dengan petani, di situlah komunikasi yang jujur terbangun,” ujar salah satu warga yang sering berpapasan dengannya di area perkebunan.
Kekhasan AKBP Didik tidak berhenti pada urusan ternak. Ia dikenal memiliki pembawaan yang humoris dan santai saat berinteraksi dengan warga di pasar maupun di pelosok Desa. Tidak ada sekat formalitas yang kaku tawa pecah sering kali mengiringi obrolannya dengan masyarakat setempat. Bahkan hal yang lebih uniknya lagi, AKBP Didik kerap ada di pos-pos ronda bersama warga yang sedang ronda malam, tak banyak dilakukannya hanya menemani warga dengan secangkir kopi hangat serta obrolan ringan dan canda tawa.
Aksi-aksi spontannya, mulai dari membantu warga yang sedang bekerja di ladang hingga duduk lesehan bersama buruh tani, membuatnya dijuluki sebagai sosok yang “sangat dekat dengan rakyat.” Gaya kepemimpinan yang jenaka namun solutif ini menjadi oase bagi masyarakat yang mendambakan sosok pengayom tanpa rasa takut.
Fenomena AKBP Condro Sasongko di Jawa dan AKBP Didik Kurnianto di Lampung membuktikan bahwa wajah Kepolisian masa kini sedang bertransformasi menjadi lebih humanis.
Kehadiran sosok seperti AKBP Didik di Way Kanan menjadi bukti bahwa wibawa seorang Polisi tidak luntur karena tawa, justru semakin kuat karena dicintai masyarakatnya. Di balik seragam cokelatnya, ia tetaplah bagian dari rakyat yang tak segan mengotori tangan demi suatu kebersamaan. Hal yang menariknya lagi, Sang Kapolres Way Kanan ini lebih dekat dengan jajaran anggotanya. Dijam santai atau disela pekerjaan AKBP Didik kerap mendatangi pos atau polsek serta ruang kerja para Kasat dan anggotanya untuk bincang santai dan bercanda. Hal itu menunjukan sosok kepemimpinan sang Kapolres bukanlah untuk memisahkan jarak kebersamaan, wibawa, tegas dan juga apa adanya itulah yang ditunjukan Kapolres Way Kanan dalam kesehariannya. (Dedi/ red)













