Sapi Limosin Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 957 Kg Bebas PMK 

Lampung Utara studio2news.com – Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Lampung Utara kembali mendapatkan kepercayaan prestisius sebagai penyedia hewan kurban bagi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sapi kurban pilihan Presiden tahun ini merupakan jenis Limosin dengan bobot fantastis mencapai 957 kilogram atau hampir menyentuh angka satu ton.

Guna memastikan kondisi kesehatan dan kelayakan hewan tersebut, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, melakukan peninjauan fisik langsung ke lokasi peternakan. Senin (27/4/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk menjamin bahwa sapi yang akan dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha mendatang benar-benar memenuhi kriteria terbaik.

Dalam kunjungannya, Bupati didampingi oleh tim ahli dari Dinas Peternakan. Berdasarkan hasil pengecekan fisik, sapi tersebut dinyatakan dalam kondisi prima dengan struktur tulang yang kuat dan massa otot yang padat.

Bupati Hamartoni menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada peternak lokal Lampung Utara yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memelihara hewan ternak hingga mencapai standar Kepresidenan.

“Ini adalah sebuah kebanggaan bagi kita semua. Peternak lokal kita terbukti mampu menghasilkan hewan ternak berkualitas unggul yang diakui di tingkat nasional. Prestasi ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Bupati.

Selain pemeriksaan fisik, aspek kesehatan medis juga menjadi prioritas utama. Sapi Limosin raksasa ini telah melewati serangkaian uji laboratorium dan dinyatakan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta penyakit kulit infeksius lainnya.

Pola pemeliharaan yang diterapkan pun tidak sembarangan. Peternak menerapkan pengawasan kebersihan kandang yang ketat serta pemberian pakan khusus untuk menjaga kualitas daging dan bobot sapi agar tetap stabil hingga hari penyembelihan.

Terpilihnya kembali sapi dari Lampung Utara sebagai hewan kurban Presiden diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peternak lainnya di wilayah tersebut untuk terus mengembangkan potensi peternakan lokal yang modern dan kompetitif. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!