Polres Pastikan Pasokan Aman Hingga Beberapa Bulan ke Depan

LAMPUNG UTARA Studio2news.com – Di tengah fluktuasi harga pangan yang kerap membayangi pasar, kabar melegakan datang dari Bumi Ragem Tunas Lampung. Kepolisian Resor (Polres) Lampung Utara memastikan stok kebutuhan pokok di wilayahnya dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepastian ini didapat setelah Unit Ekonomi Sat Intelkam Polres Lampung Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengecekan langsung ke Gudang Bulog Kabupaten Lampung Utara.

Berdasarkan hasil pendataan petugas di lapangan, cadangan pangan yang tersimpan di gudang Bulog saat ini tergolong melimpah. Berikut adalah rincian stok komoditas utama yang tersedia: KomoditasJumlah StokBeras 6.000 TonMinyak Goreng 300.000 LiterJagung1.200 Ton

Kapolres, AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas, IPTU Herawati, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk deteksi dini untuk menjaga stabilitas ekonomi Daerah.

“Pengecekan ini adalah langkah konkret kami untuk memastikan tidak ada celah bagi kelangkaan. Kami ingin menjamin bahwa stok di Gudang Bulog Lampung Utara sangat mencukupi untuk kebutuhan masyarakat,” ujar IPTU Herawati dalam keterangannya.

Selain memantau jumlah stok, fokus utama Kepolisian adalah memastikan alur distribusi bantuan pangan tidak terhambat. Monitoring ini dilakukan secara berkala guna mengantisipasi adanya praktik penimbunan atau gangguan distribusi yang dapat memicu gejolak harga di tingkat konsumen.

Pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan instansi terkait dan Pemerintah Daerah guna melakukan pengawasan ketat di lapangan.

“Kami tidak hanya mengecek angka di atas kertas, tapi melihat langsung kondisi fisik barang. Hasilnya, situasi di gudang aman, tertib, dan seluruh stok dalam kondisi siap didistribusikan,” jelasnya.

Dengan ketersediaan beras yang mencapai ribuan ton dan pasokan minyak goreng yang melimpah, masyarakat Lampung Utara diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena Pemerintah dan aparat Kepolisian menjamin keamanan pangan di wilayah tersebut. (Yogi/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!