Mesuji- Tim Search and Rescue (SAR) gabungan tengah mengoptimalkan operasi pencarian terhadap seorang anggota pengawal kapal tongkang yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Badak. Korban diketahui bernama Bripda Rizky Ardianto anggota Polda Sumatera Selatan, diketahui tak terlihat dan diduga jatuh ke sungai saat kapal sedang berlayar, Kamis 10 September 2026.
Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mesuji, Angga Pramudita mengonfirmasi keberadaan tim gabungan yang saat ini berfokus menyisir aliran sungai.
“Insiden bermula ketika kapal tongkang tanpa muatan bertolak dari wilayah Sumatera Selatan menuju kawasan Sungai Badak. Kapal tersebut dijadwalkan bertemu (overshipment) dengan tongkang milik PT Sampurna yang membawa muatan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit,”ujar Plt Kalak BPBD Mesuji, Angga Pramudita
Diterangkannya, saksi mata menyebutkan bahwa Bripda Rizky Ardianto terakhir kali terlihat pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 Wib usai pamit beristirahat di dek bawah. Namun, saat kapal tiba di lokasi tujuan menjelang subuh, keberadaan korban sudah tidak ditemukan. Pencarian internal oleh kru kapal tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang.
Angga Pramudita menjelaskan bahwa penentuan koordinat Last Known Position (LKP) menjadi tantangan utama di lapangan karena peristiwa terjadi pada dini hari tanpa saksi mata langsung saat kapal bergerak.
“Sampai saat ini korban belum ditemukan. Namun, upaya pencarian terus kami maksimalkan melalui tim gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, Damkar, Polsubsektor, jajaran Kecamatan, hingga Pemerintah desa setempat,”jelasnya.
Tim SAR gabungan terus memperluas radius penyisiran sembari mengumpulkan keterangan tambahan dari saksi guna mempersempit titik pencarian di sepanjang aliran Sungai Badak. Berita akan diperbarui setelah mendapatkan keterangan resmi dari pihak terkait selanjutnya. (Sandi Putra/ Red)













