TULANG BAWANG BARAT studio2news.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, turun langsung ke Balai Tiyuh Candra Mukti untuk menyerahkan bantuan sosial dan santunan kepada ribuan warga. Kamis (07/05/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemkab Tubaba dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Sinergi ini dinilai sebagai langkah inklusif dan berkelanjutan untuk memastikan bantuan menyentuh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan di tingkat Tiyuh.
Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menekankan bahwa kebijakan pemerintah daerah saat ini sepenuhnya berorientasi pada kepentingan publik. Ia menjelaskan bahwa arah pembangunan tidak hanya tertuju pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh sektor-sektor krusial yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga.
“Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan, serta percepatan infrastruktur,” tegas Novriwan Jaya.
Novriwan memaparkan lima program prioritas yang menjadi pilar pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat ke depan, yaitu, Tubaba Q Sehat, Tubaba Q Cerdas, KUR Super Mikro, Bank Sampah Bergerak dan Penguatan Infrastruktur dan Digitalisasi.
Penyaluran bantuan kali ini mencakup berbagai kategori untuk mendukung kebutuhan dasar dan ekonomi kreatif warga diantaranya, Bantuan jamban sehat sebesar Rp3.000.000 per penerima, Bantuan UMKM sebesar Rp500.000 per penerima, Beasiswa Non-Akademik Rp500.000 per penerima, Santunan Penggali Makam dan Anggota Linmas masing-masing Rp150.000 per penerima.
Secara akumulatif, bantuan ini menjangkau sebanyak 1.099 orang yang tersebar di tiga kecamatan yakni, Kecamatan Tulang Bawang Tengah 574 penerima, Kecamatan Tumijajar 286 penerima dan Kecamatan Tulang Bawang Udik 239 penerima.
Melalui agenda ini, Pemkab Tubaba berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi stimulan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi. Dengan dukungan program seperti KUR Super Mikro dan pemberdayaan masyarakat lainnya, para penerima manfaat diharapkan mampu berdikari di masa depan.
“Penyaluran ini adalah bukti nyata dedikasi pemerintah. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi sekaligus menciptakan pembangunan daerah yang merata dan berdaya saing,” pungkasnya. (Rodi/Red).













