LIWA studio2news.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus berkomitmen mengoptimalkan potensi dana umat melalui penguatan tata kelola zakat.
Hal ini ditegaskan dalam Sosialisasi Surat Edaran Bupati Nomor 225 Tahun 2026 terkait Gerakan Peduli dan Manfaat Berbagi Karena Allah SWT (PM-Berkah) serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Aula Kagungan Setdakab, Kamis (23/4/2026).
Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah serta Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain.
Untuk diketahui, Gerakan PM-Berkah yang resmi diluncurkan sejak 24 Februari 2026 lalu merupakan program strategis hasil kolaborasi BAZNAS Lampung Barat dengan PT. Bank BPRS Lampung Barat.
Program ini bertujuan menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara lebih terorganisir untuk disalurkan kepada para mustahik (penerima zakat) melalui program unggulan.
Dalam sambutannya, Parosil Mabsus menekankan bahwa PM-Berkah bukan sekadar pengumpulan dana, melainkan upaya menumbuhkan kultur berbagi di lingkungan ASN maupun masyarakat luas.
“Di tengah tantangan zaman, kita dituntut tidak hanya menjadi pribadi yang berhasil, tetapi juga pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Melalui gerakan ini, kita membiasakan diri berbagi semata-mata karena Allah SWT,” ungkap Parosil.
Ia juga mengapresiasi peran BAZNAS Lampung Barat yang selama ini proaktif membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan hingga penanganan bencana di daerah.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, menegaskan bahwa UPZ merupakan perpanjangan tangan resmi BAZNAS yang memiliki kewenangan sah dalam mengumpulkan dana ZIS.
“Keberadaan UPZ di instansi-instansi akan memudahkan koordinasi, sehingga distribusi zakat bisa berjalan lebih cepat, akuntabel, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelas Iskandar.
Ditempat yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Barat, Abdul Rosid, memastikan bahwa dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten akan menjadi energi baru dalam meningkatkan penghimpunan dana umat.
Abdul Rosid menjamin pengelolaan dana akan dilakukan secara transparan, terutama untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.
“Kami siap mengoptimalkan dana yang terkumpul untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, terutama bagi warga kurang mampu di pelosok Lampung Barat,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin, Sekda Nukman, Direktur PT. BPRS Lampung Barat Elmansyah, serta jajaran kepala perangkat daerah terkait. (Sam/Red).













