Pastikan Tes Kemampuan Akademik 2026 Akurat, Disdik Lampura Terjunkan Tim Monitoring ke 23 Kecamatan.

LAMPUNG UTARA studio2news.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Pendidikan mengambil langkah proaktif guna menjamin kelancaran dan validitas pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas pendidikan, Disdik membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang bertugas mengawasi langsung jalannya tes di berbagai satuan pendidikan.

Langkah ini dilakukan berdasarkan payung hukum yang kuat, Keputusan Mendikdasmen RI Nomor 95/M/2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan TKA. Peraturan Mendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tertanggal 28 Mei 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara, Sukatno, mengatakan bahwa pemantauan lapangan merupakan kewajiban mutlak untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar nasional.

“Sebagai penanggung jawab di daerah, kami wajib melakukan pemantauan dan evaluasi. Tim yang telah dibentuk akan melakukan visitasi ke sekolah-sekolah sampel di 23 kecamatan guna memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai pedoman yang ditetapkan pusat,” ujar Sukatno. Senin (20/04/2026).

Untuk menjangkau luasnya wilayah Lampung Utara, Sukatno menjelaskan bahwa tim monev dibagi menjadi dua kelompok besar yakni, Tim 1 dipimpin oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD. Tim 2 dipimpin oleh Sekretaris Dinas Pendidikan.

Lebih lanjut, Sukatno menekankan bahwa TKA bukan sekadar rutinitas ujian biasa, melainkan instrumen vital dalam sistem pendidikan nasional. Tes ini berfungsi sebagai alat evaluasi sistematis untuk mengukur pemahaman siswa sekaligus memetakan kondisi pendidikan secara nyata di lapangan.

“Melalui tes ini, pemerintah dapat memetakan kondisi pendidikan secara nyata. Data yang dihasilkan menjadi dasar untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan,” tambahnya.

Pelaksanaan tes tahun 2026 ini mencakup jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas. Dengan pengawasan ketat, Dinas Pendidikan berharap proses evaluasi ini menghasilkan data yang jujur dan akurat.

“Kami ingin memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan, sehingga output yang didapat benar-benar mencerminkan kemampuan siswa dan bisa dijadikan acuan yang valid bagi kemajuan pendidikan di Lampung Utara,” pungkas Sukatno. (Riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!