BANDAR LAMPUNG, studio2news.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai mematangkan langkah untuk menyambut perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) XVIII Tahun 2027. Sebagai tuan rumah, Lampung berkomitmen menghadirkan ajang yang tidak hanya sukses secara prestasi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
Kesiapan tersebut ditegaskan dalam Rapat Supervisi Persiapan Pornas Korpri XVIII yang berlangsung di Ruang Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (11/5/2026). Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, yang juga menjabat Ketua Dewan Pengurus Korpri Lampung. Turut hadir Ketua Badan Pembina Olahraga (Bapor) Korpri Pusat, Prof. Asrorun Ni’am, beserta jajaran pejabat pimpinan tinggi Pratama.
Dalam sambutannya, Marindo Kurniawan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan nasional yang diberikan kepada Bumi Ruwa Jurai. Penunjukan ini merupakan hasil keputusan bersama pada Pornas Korpri XVII di Palembang, setelah Lampung berhasil menembus jajaran 10 besar nasional.
“Ini adalah amanah besar sekaligus kehormatan. Kami berkomitmen menyukseskan Pornas Korpri dengan konsep Sukses Prestasi, Sukses Administrasi, dan Sukses Penyelenggaraan,” tegas Marindo.
Meski menghadapi tantangan keterbatasan fiskal, Marindo memastikan perencanaan akan dilakukan secara cermat dengan mengedepankan efisiensi tanpa mengurangi kualitas. Ia menilai ajang ini jauh lebih besar dari PON biasa karena melibatkan kontingen dari kementerian, lembaga, hingga perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Selain sebagai ajang kompetisi, Pemprov Lampung membidik peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata. Kehadiran ribuan ASN dari seluruh penjuru negeri diharapkan mampu menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, hingga kuliner lokal.
“Momentum ini sangat strategis untuk memperkenalkan Lampung di tingkat nasional sekaligus memperkuat solidaritas antar-ASN,” tambahnya.
Ketua Bapor Korpri Pusat, Prof. Asrorun Ni’am, memberikan apresiasi tinggi atas kesediaan Lampung menjadi tuan rumah. Ia optimistis di bawah kepemimpinan Gubernur dan Sekda, ajang tahun 2027 akan berlangsung lebih meriah.
“Olahraga adalah media untuk memperkuat jejaring dan produktivitas kerja ASN. Lampung memiliki infrastruktur yang memadai, sehingga ajang ini bisa menjadi simulasi bagi event olahraga berskala besar lainnya di masa depan,” ujar Asrorun.
Sekretaris Korpri Lampung, Rendi Riswandi, memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah disiapkan, mulai dari penyusunan timeline, sistem pendaftaran digital, hingga koordinasi lintas sektor. Beberapa poin teknis yang dibahas diantaranya, 10 Cabang Olahraga Wajib yakni Bulu tangkis, tenis lapangan, tenis meja, bola basket, futsal, catur, atletik, renang, pencak silat, dan senam Korpri, Balap sepeda, Pameran UMKM, promosi wisata daerah, dan festival rakyat.
Rapat supervisi ini menjadi langkah awal konsolidasi seluruh perangkat daerah. Pemprov Lampung berharap Pornas Korpri XVIII nantinya mampu memperkuat citra Lampung sebagai tuan rumah event nasional yang profesional, ramah, dan berdaya saing. (Sandi/Red).













