JAKARTA, Studio2News – Operasi pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda memasuki hari kelima, Sabtu (12/9/2026).
Tim SAR gabungan kini memperkuat strategi penyisiran dengan mengoptimalkan pantauan udara menggunakan Helikopter HR-3604 guna menjangkau area pelacakan yang kian meluas.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten selaku SAR Mission Coordinator, Al Amrad, menjelaskan bahwa pengerahan armada udara ini bertujuan untuk memberikan sudut pandang pemantauan yang lebih presisi serta memperluas jangkauan visual di atas permukaan laut.
“Pengerahan Helikopter HR-3604 merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pencarian melalui udara. Dengan dukungan ini, kami berharap jangkauan pemantauan dapat semakin luas sehingga setiap kemungkinan adanya petunjuk keberadaan delapan korban dapat segera teridentifikasi,” ujar Al Amrad dalam keterangan resminya, Sabtu (12/9/2026).
Helikopter HR-3604 tersebut diterbangkan oleh enam personel kru penerbang di bawah pimpinan Kapten Pnb Dimas, mendampingi Kapten Pnb Zulham, Lettu Pnb Garini, Peltu Nurdin, Sertu Henri, dan Prada Prasetyo.
Selain pengerahan armada udara, operasi SAR hari kelima ini juga secara signifikan memperluas wilayah pemantauan, baik di laut maupun udara. Tim SAR membagi penyisiran laut ke dalam enam sektor utama, yaitu Sektor T, U, Z, W, X, dan Y, dengan total luas jangkauan mencapai 2.537 nautical mile persegi. Sementara itu, pemantauan udara melalui Sektor H mencakup area seluas 2.063 nautical mile persegi.
“Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan secara maksimal untuk menyisir area yang telah ditentukan,” tegas Al Amrad.
Sebanyak delapan orang dilaporkan belum ditemukan sejak speed boat yang mereka tumpangi hilang kontak saat hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada Selasa (8/9) lalu. Rombongan tersebut terdiri dari tiga awak kapal, Warta (55/kapten), Surakman (60/ABK), dan Heriyanto (49/pemandu), serta lima orang jurnalis yakni, M. Bagus Khoirunnas (28/pewarta foto LKBN ANTARA), Ari Basuki (52/Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (42/Anadolu), dan Donal (pewarta lepas). (Red).













