Pesisir Barat– Siapa bilang urusan sampah rumahan selalu membosankan dan bikin pusing? Di tangan Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan tim kreatif Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesisir Barat, urusan limbah dapur justru disulap menjadi konten edukasi yang segar, visual ciamik, dan penuh manfaat!
Kecamatan Pesisir Tengah mendadak jadi “set syuting” dadakan, bukan untuk syuting sinetron, melainkan pembuatan video edukasi super kreatif bertema pengelolaan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik. Langkah ini diambil sebagai kampanye seru untuk mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan dengan cara yang produktif.
Proses produksi video ini tidak main-main, Diskominfotiksan Pesisir Barat turun tangan langsung memastikan kualitas tayangan visualnya maksimal. Mulai dari urusan dokumentasi, sudut pengambilan gambar (angle cinematographic), hingga pengemasan konten dilakukan secara profesional agar hasilnya estetik, mudah dipahami, dan siap viral di berbagai platform digital.
Materi yang diangkat pun sangat dekat dengan keseharian kita, seperti cara memanfaatkan sisa makanan semalam, daun-daun kering di halaman bahkan hingga ke limbah dapur organik lainnya
Alih-alih berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) dan menumpuk jadi polusi, bahan-bahan ini diajarkan untuk diolah menjadi pupuk organik ramah lingkungan yang bernilai guna tinggi.
Syuting edukasi ini makin berbobot dan bertabur energi positif berkat kehadiran dua sosok penting di Pesisir Barat. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Dian Hardiyanti Dedi bersama Ketua I TP-PKK, Dea Derika Topani.
Kehadiran duo tokoh inspiratif ini menjadi bukti nyata bahwa gerakan mencintai lingkungan harus dimulai dari level rumah tangga. Mereka ikut mengampanyekan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah, memanfaatkan limbah secara kreatif, dan konsisten menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Langkah Pemkab Pesisir Barat ini patut diacungi jempol. Di era digital seperti sekarang, menyampaikan pesan berbobot memang harus lewat cara-cara yang menghibur dan kreatif. Lewat kolaborasi ini, pemerintah daerah membuktikan komitmennya untuk selalu menyebarkan informasi positif dan edukatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Yuk, kita tunggu videonya rilis di media sosial, dan siap-siap ubah limbah dapurmu jadi pupuk organik yang menyuburkan tanaman di rumah. (Red)













