Selangkah Lagi Jadi Cabor Resmi KONI, Layangan Aduan Kantongi Rekomendasi Akademis UNJ

JAKARTA, Studio2News — Perjuangan menjadikan layangan aduan sebagai cabang olahraga resmi di Indonesia memasuki babak baru. Persatuan Layangan Aduan Seluruh Indonesia (PERLASI) resmi mengantongi rekomendasi akademis dan ilmiah dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk mendorong permainan tradisional ini masuk dalam jajaran Cabang Olahraga Nasional di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

Rekomendasi tersebut diraih usai PERLASI bekerja sama dengan UNJ menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan sosialisasi bertajuk “Layangan Aduan Menuju Olahraga Prestasi”.

Rekomendasi dari perguruan tinggi olahraga terkemuka ini menjadi syarat krusial sekaligus penutup dalam rangkaian persyaratan administratif dan substantif yang dibutuhkan PERLASI.

Dalam proses kajian ilmiah tersebut, jajaran pakar yang terdiri dari para guru besar, doktor, hingga ahli kesehatan dan keolahragaan UNJ menilai bahwa layangan aduan memiliki kriteria mendasar sebagai olahraga prestasi, termasuk aspek ketangkasan, strategi, fisik, serta regulasi permainan yang terukur.

Ketua Umum PERLASI, Essa Muhammad menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini dan mengapresiasi dukungan dari seluruh komunitas pecinta layangan aduan di Tanah Air.

“Rekomendasi ini merupakan syarat terakhir. Alhamdulillah, PERLASI bekerja sama dengan Kampus UNJ telah mengadakan FGD dan sosialisasi Layangan Aduan Menuju Olahraga Prestasi,” ungkap Essa melalui akun Facebook resminya, Rabu (4/11/2026).

Ia menambahkan bahwa berkat doa serta dukungan komunitas, para akademisi keolahragaan telah mengonfirmasi kelayakan layangan aduan untuk diakui secara resmi oleh KONI Pusat.

“Para guru besar, doktor, serta ahli kesehatan dan olahraga menyatakan bahwa layangan aduan layak masuk menjadi Cabang Olahraga Nasional di bawah KONI Pusat. Bismillah, kami akan terus berjuang,” tegasnya.

Dengan dikantonginya rekomendasi dari UNJ, PERLASI kini bersiap melangkah ke tahap verifikasi akhir di tingkat KONI Pusat.

Jika berhasil diresmikan, pengakuan ini tidak hanya menaikkan derajat permainan tradisional masyarakat menjadi olahraga prestasi yang terorganisir, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet layangan aduan berprestasi di kancah nasional maupun internasional. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!