BANDAR LAMPUNG, studio2news.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung mulai tancap gas mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWANAS) tahun 2027.
Sebagai langkah awal, PWI Lampung menggandeng Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) untuk merancang Maskot dan Konsep kegiatan yang sarat akan kearifan lokal.
Sinergi ini dibahas dalam audiensi pengurus harian PWI Lampung bersama pengurus dan Dewan Perwatin MPAL di Sekretariat MPAL, Jalan Way Mahan, Sumurbatu, Bandar Lampung, Rabu (13/5).
Ketua Harian MPAL, Ahmad Nyerupa, menekankan bahwa persiapan dua agenda besar berskala nasional ini harus dilakukan secara matang dan serius. Mengingat, acara tersebut direncanakan dihadiri oleh Presiden RI beserta jajaran menteri kabinet.
“Konsep acara harus benar-benar matang. Kami meminta di setiap rangkaian kegiatan tetap menonjolkan kekayaan budaya Lampung,” ujar Ahmad.
Ia menambahkan bahwa HPN dan Porwanas adalah momentum emas untuk mempromosikan pariwisata dan kebudayaan Lampung ke kancah nasional.
Salah satu poin krusial dalam pertemuan tersebut adalah penentuan simbol kegiatan. Ketua Dewan Perwatin MPAL, Erdiyansyah Putra, mengusulkan Gajah sebagai ikon utama.
“Gajah adalah hewan khas Lampung yang ikonik dan sangat representatif untuk dijadikan maskot,” jelas Erdiyansyah.
Meski demikian, ia meminta agar rancangan visual maskot tersebut dipaparkan terlebih dahulu kepada MPAL untuk dikaji secara mendalam sebelum diputuskan secara resmi.
Senada dengan hal itu, Sekretaris Umum MPAL, Roby Aswan, menyebutkan bahwa seluruh rekomendasi mengenai maskot hingga detail susunan acara akan difinalisasi melalui rapat Dewan Perwatin.
Kepala Sekretariat MPAL Lampung, Sutan Darmawan, memberikan apresiasi tinggi kepada PWI Lampung yang berinisiatif melibatkan lembaga adat sejak dini.
Menurutnya, koordinasi ini penting agar tata cara penyambutan tamu dan simbol-simbol kegiatan tetap selaras dengan nilai luhur adat Lampung.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menjelaskan bahwa Porwanas bukan sekadar ajang olahraga, melainkan bagian dari pembinaan kualitas jurnalistik, khususnya dalam peliputan ajang besar seperti PON.
Lampung terakhir kali mencatatkan sejarah sebagai tuan rumah Porwanas pada tahun 1993. Pada tahun 2027 mendatang, diperkirakan sekitar 5.000 wartawan dari seluruh penjuru Indonesia akan memadati Bumi Ruwa Jurai.
“Kami berharap Lampung mendapat manfaat besar dari kedua event ini, mulai dari peningkatan ekonomi daerah hingga penguatan promosi wisata secara masif,” pungkas Wira. (SANDI/RED).













