Puskesmas Mider Tatakarya, Sentuh Balita di Posyandu hingga Layani Warga Tanpa Identitas

LAMPUNG UTARA, STUDIO2NEWS — Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan merata kembali dibuktikan oleh jajaran Puskesmas Rawat Inap Tatakarya. Melalui program jemput bola andalan Puskesmas Mider, tim nakes menyambangi Desa Bumi Restu, Rabu (28/10/2026), untuk memberikan pelayanan medis cuma-cuma bagi masyarakat.

Berbeda dari biasanya, aksi jemput bola kali ini menjangkau lapisan yang lebih luas. Tidak hanya melayani masyarakat umum dan lansia, tim Puskesmas Mider Tatakarya juga secara khusus menyapa dan memantau kesehatan anak-anak di Posyandu Melati 1, Desa Bumi Restu. Kehadiran nakes di posyandu ini disambut hangat oleh para ibu dan balita setempat.

Semangat kemanusiaan tanpa pandang bulu juga mewarnai jalannya kegiatan tersebut. Dari total 46 orang pasien yang berhasil terlayani, terdapat 2 orang warga yang tidak membawa kartu identitas (KTP). Meski demikian, tim nakes Puskesmas Rawat Inap Tatakarya tetap mengutamakan aspek kemanusiaan dan memberikan pelayanan kesehatan penuh tanpa prosedur yang berbelit-belit.

Kepala Puskesmas Rawat Inap Tatakarya, Siti Nurbaiduri, S.Kep., Ns, menegaskan bahwa program Puskesmas Mider dirancang agar tidak ada satu pun warga yang luput dari akses pengobatan, terlepas dari status administratif mereka.

“Bagi kami, menolong sesama dan memberikan akses kesehatan adalah prioritas utama. Kendala seperti tidak membawa identitas sama sekali tidak boleh menjadi alasan untuk menolak warga yang membutuhkan pemeriksaan medis. Melalui Puskesmas Mider, kami ingin memastikan negara hadir langsung di tengah masyarakat, baik untuk lansia, masyarakat umum, maupun tumbuh kembang anak-anak kita di posyandu,” tegas Siti Nurbaiduri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di lokasi, keluhan kesehatan yang paling banyak dikeluhkan oleh warga didominasi oleh penyakit degeneratif serta gangguan kesehatan musiman. Adapun rata-rata penyakit yang diobati meliputi Diabetes, Hipertensi, Gastritis (maag), ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dan Rheumatoid Arthritis (rematik).

Sementara itu, dr. I Wayan Mardi turut memberikan pandangannya terkait pentingnya pendekatan preventif dan kuratif yang berjalan beriringan melalui program ini.

“Program ini sangat strategis karena kita bisa mendeteksi dini berbagai penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes langsung di tingkat desa, sekaligus memantau kesehatan anak-anak kita. Dengan mendatangi langsung ke tengah masyarakat seperti di Posyandu Melati 1 ini, tingkat kesadaran warga untuk memeriksakan kesehatan secara berkala akan jauh lebih meningkat,” ujar dr. I Wayan Mardi.

Melalui suksesnya pelayanan di Desa Bumi Restu ini, Puskesmas Rawat Inap Tatakarya bersama Pemkab Lampung Utara berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan Puskesmas Mider, demi mewujudkan masyarakat Lampung Utara yang semakin sehat, produktif, dan sejahtera. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!