Lampung Utara- Faktor ruas Jalan Jendral Sudirman dan Kelapa Tujuh, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara tepatnya di depan Taman Air Mancur, Telkom, dan Kantor Pramuka digenangi air (Banjir) saat musim penghujan dikarenakan dangkal dan tersumbatnya aliran drainase diwilayah tersebut.
Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Lampung dan sekitarnya akan mulai mengalami peningkatan curah hujan berintensitas sedang hingga tinggi menjelang November dan Desember 2026 ini.
Dari tinjauan visual di lapangan, faktor utama penyebab meluapnya air hingga membanjiri badan jalan adalah infrastruktur drainase yang tidak memadai. Saluran air atau parit terpantau sangat dangkal akibat sedimentasi endapan lumpur serta tersumbat oleh tumpukan sampah.
Akibatnya, kapasitas drainase tak mampu menampung debit air hujan. Air yang seharusnya mengalir lancar akhirnya meluber ke jalan raya, mengganggu arus lalu lintas, membahayakan pengendara roda dua, serta dikhawatirkan dapat merendam bangunan di sekitar lokasi jika tidak segera ditangani secara serius.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem pada November dan Desember langkah taktis yang harus segera ditangani dinas terkait bersama Camat dan Lurah setempat dengan melakukan langkah mitigasi strategis yakni melakukan pengerukan sedimen lumpur dan pembersihan sampah secara berkala di sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan titik-titik rawan banjir lainnya di Kotabumi untuk mengembalikan kapasitas normal saluran serta langkah lainnya.
Dengan prakiraan musim hujan yang semakin dekat, langkah tanggap darurat dan preventif dari Dinas terkait dinantikan agar Jalan Jendral Sudirman tidak lagi menjadi kubangan air yang merugikan aktivitas masyarakat. (Yogi/ Red)













