Mampukah 6 Bulan Kedepan Kepala Disperkimciptaru Merealisasikan Harapan Bupati Hamartoni Ahadis

Lampung Utara- Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis  memberi instruksi tegas dan tenggat waktu nyata kepada pejabat terpilih hasil Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Salah satu diantaranya kepada  Dirgantara, yang resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Utara.

Hamartoni menekankan bahwa tugas mendesak yang berada di pundak Dirgantara adalah melakukan pembenahan total terhadap estetika dan tata ruang Kota Kotabumi agar terbebas dari kesan kumuh dan tidak teratur. Ujian sesungguhnya bagi Dirgantara kini dimulai, mampukah ia merealisasikan instruksi tersebut dalam waktu enam bulan masa jabatannya?

Hal tersebut ditegaskan Bupati Hamartoni Ahadis dalam sambutannya pada acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Hasil Selter di Ruang Tapis Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Senin (12/10/2026) kemarin.

Dalam arahannya, Hamartoni mengingatkan bahwa  Kota Kabupaten merupakan representasi utama dari martabat dan kemajuan suatu daerah. Oleh karena itu, penataan kawasan perkotaan Kotabumi bukan sekadar program rutin, melainkan prioritas mendesak yang butuh eksekusi cepat dan tepat target.

Pembenahan yang dimaksud mencakup penataan kawasan pemukiman, ruang terbuka publik, perbaikan drainase, hingga kerapian tata ruang perkotaan agar Kota Kotabumi menjadi lebih asri, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Pelantikan 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini merupakan puncak dari rangkaian panjang proses Seleksi Terbuka (Selter) transparan yang digelar Pemkab Lampung Utara guna mengisi posisi-posisi strategis kepemimpinan di tingkat dinas dan badan.

Bupati Hamartoni menegaskan, setiap pejabat yang dilantik tidak hanya memangku jabatan secara administratif, melainkan mengemban beban akuntabilitas publik. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk memastikan para pejabat bekerja secara maksimal, berintegritas, dan tanggap terhadap keluhan masyarakat.

Enam bulan ke depan akan menjadi pembuktian bagi Dirgantara di Dinas yang ia nahkodai, apakah tata wajah Kotabumi benar-benar mampu bertransformasi menjadi lebih modern dan bebas kumuh, atau sebaliknya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!