KOTABUMI, Studio2News – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara terus menggembleng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menghasilkan produk yang aman dan bernilai saing tinggi.
Sebanyak 40 pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) di Aula Rumah Sakit Handayani, Kotabumi, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan standar operasional para pembuat pangan olahan, mulai dari aspek higienitas, kebersihan fasilitas, hingga legalitas mutu sesuai regulasi yang berlaku.
Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Yuri Saputra, didampingi Kepala Seksi Farmasi Makanan dan Minuman, Fitriya Oktaviani, menegaskan pentingnya peran sektor IRTP dalam menggerakkan roda perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja baru.
“Perkembangan industri rumah tangga pangan harus diimbangi dengan penerapan standar produksi yang ketat. Melalui Bimtek ini, produk lokal tidak hanya diharapkan mampu bersaing di pasar daerah, tetapi juga menembus pasar luar daerah,” ujar Yuri
Dalam edukasi yang dipaparkan oleh narasumber pakar, Tri Suyarto, para peserta dibekali materi teknis mengenai manajemen bahan baku aman, higienitas peralatan produksi, hingga pengawasan alur olahan pangan.
Yuri mengingatkan bahwa indikator keberhasilan pelaku usaha pangan tidak semata-mata diukur dari besarnya omzet atau volume penjualan, melainkan dari konsistensi menjaga keamanan pangan bagi masyarakat.
“Keberhasilan IRTP ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha dalam menjaga keamanan pangan serta membangun kepercayaan konsumen. Kebersihan alat, fasilitas, serta pemilihan bahan baku yang aman adalah harga mati,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Kesehatan berkomitmen untuk terus mendampingi dan melakukan pengawasan secara berkala. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen berkelanjutan dari para pelaku usaha itu sendiri.
Melalui penguatan kualitas dan standar kebersihan ini, produk olahan pangan dari Lampung Utara diharapkan semakin diminati masyarakat luas sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga. (Riski/Red)













