Bantah Terlibat, Istri Sah Bongkar Detik-Detik Suami Buat Pengakuan Pernikahan Siri di Teras Belakang

MADIUN, STUDIO2NEWS – Di tengah berbagai spekulasi dan isu miring yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk dugaan bahwa dirinya mengetahui atau bahkan membiarkan hubungan sang suami, istri Dwi Bagus, Martha Amalia Iflahah akhirnya angkat bicara. Dengan tegas, ia membantah seluruh tudingan tersebut dan menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah mengetahui adanya pernikahan siri sang suami sebelumnya.

Fakta mengejutkan itu baru terkuak saat suaminya secara blak-blakan membuat pengakuan. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026, sekitar waktu bakda Magrib, di teras halaman belakang rumah mereka.

“Dia menyampaikan bahwasanya dia minta maaf sambil bersujud-sujud dan menangis kepada saya karena dia punya perempuan lain dan sudah 2 tahun dia nikahi dia,” ungkap sang istri dalam rekaman video yang beredar.

Ia menanggapi keras anggapan miring yang menyebutkan bahwa dirinya merasa sakit hati lalu sengaja bekerja sama atau membiarkan tindakan suaminya. Menerima kenyataan pahit bahwa ia telah dikhianati dalam waktu yang lama tanpa sepengetahuannya saja sudah menjadi beban mental yang sangat berat untuk dicerna. Terlebih lagi, kini ia harus menanggung dampak dari kasus besar yang ditimbulkan oleh perbuatan suaminya sendiri.

Terkait dugaan aktivitas yang terjadi di kediaman mereka, ia menjelaskan bahwa kesehariannya sepenuhnya dihabiskan untuk bekerja di luar rumah. Ia rutin berangkat ke kantor untuk melakukan absensi dan baru kembali ke rumah setelah jam kerja berakhir, yakni sekitar pukul 15.30 WIB. Oleh karena itu, ia memastikan bahwa dirinya benar-benar buta terhadap aktivitas apa pun yang dilakukan suaminya di area rumah, termasuk di halaman belakang.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa rumah yang mereka tempati selama ini hanya dihuni oleh mereka berdua saja, tanpa ada pihak lain yang tinggal bersama di bawah atap yang sama. Melalui klarifikasi ini, ia berharap masyarakat dapat melihat persoalan secara jernih dan tidak mudah mempercayai desas-desus yang tidak berdasar. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!