Antisipasi Karhutla dan Krisis Air Bersih, Bupati Lampung Utara Instruksikan Sinergi Lintas Sektor

Lampung Utara – Mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta potensi krisis air bersih di musim kemarau, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pihak Kecamatan, hingga tingkat Kelurahan dan Desa untuk memperketat mitigasi risiko.

Bupati, Hamartoni menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan komitmen kolektif dan sinergi terpadu yang berkesinambungan secara hierarkis bersama Satuan Tugas (Satgas) Karhutla, TNI, dan Polri.

“Mandat yang diemban oleh Satgas Karhutla bersifat mengikat bagi seluruh jajaran aparatur Pemerintah. Upaya pencegahan dan penanggulangan harus dijalankan secara terpadu, terintegrasi, dan berlandaskan kesadaran penuh dari seluruh elemen,” tegas Hamartoni, Minggu (23/8).

Guna menekan kemunculan titik panas (hotspot), Pemkab Lampung Utara menggeser paradigma penanganan dari sekadar respons pemadaman menjadi penguatan pencegahan dini di garis depan. Langkah preventif ini diwujudkan melalui edukasi langsung serta patroli terpadu di wilayah-wilayah rawan.

Bupati menggarisbawahi beberapa poin penting dalam analisis risiko karhutla:

• Faktor Pemicu Kritis: Lebih dari 90 persen kejadian karhutla dipicu oleh aktivitas masyarakat, baik akibat kelalaian maupun kesengajaan dalam pembukaan lahan (open burning).

• Dampak Multisektoral: Kerusakan tidak hanya melanda ekosistem, tetapi juga memicu gangguan kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), mengganggu jarak pandang moda transportasi, hingga melumpuhkan aktivitas ekonomi lokal.

Masyarakat diimbau secara tegas untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan di area vegetasi kering serta menghentikan praktik pembakaran lahan.

Selain ancaman kebakaran, pemetaan dampak kemarau terhadap penurunan ketersediaan air bersih juga menjadi prioritas. Menanggapi penyusutan pasokan pada sejumlah sumur bor warga, Hamartoni memerintahkan Dinas teknis terkait untuk segera turun ke lapangan.

“Satker terkait harus segera berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan Desa untuk memetakan wilayah terdampak. Lakukan pendataan secara tertulis dan laporkan serta eksekusi langkah penanganan secara cepat dan tepat,”tegasnya.

Bupati Hamartoni Ahadis mengapresiasi Satgas Karhutla Kodim 0412 dan Polres Lampung Utara yang telah bersama-sama dengan Pemerintah dalam menjaga, mengantisipasi serta siap melakukan langkah cepat dan tepat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!