Polresta Padang dan Tim Gabungan Berjibaku Evakuasi Korban Bencana

Padang- Curah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8) memicu luapan sungai dan melumpuhkan aktivitas warga di beberapa titik sentral. Banjir yang merendam permukiman hingga akses jalan utama ini merespons langkah cepat aparat Kepolisian dan tim penyelamat untuk melakukan evakuasi darurat.

Berdasarkan pemetaan awal dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, dampak luapan air terdeteksi di lima Kecamatan utama, yakni Kecamatan Kuranji, Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Pauh, Kecamatan Padang Utara.

Salah satu titik dengan genangan terparah tercatat di Komplek Wahana 4 Lolo Kasik, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. Di lokasi ini, arus air yang deras memaksa petugas bergerak cepat menggunakan perahu karet untuk menyelamatkan warga yang terjebak di dalam rumah.

Penyelamatan dilakukan secara terpadu oleh personel gabungan dari Polresta Padang, Balai SAR/Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur relawan setempat.

Kapolresta Padang, Kombes Pol. Apri Wibowo, menegaskan bahwa seluruh personel dari tingkat Polres hingga Polsek jajaran telah disiagakan penuh di titik-titik rawan untuk mengantisipasi potensi genangan susulan.

“Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk memprioritaskan keselamatan jiwa. Koordinasi intensif terus berjalan bersama Basarnas dan BPBD guna memastikan proses penyisiran warga berjalan maksimal,” kata Kombes Pol. Apri Wibowo.

Ia juga mengimbau warga kota agar menunda mobilitas di area yang tergenang deras serta mengandalkan posko darurat apabila debit air di sekitar hunian terus meningkat. Hingga saat ini, proses pendataan kerugian materiil dan verifikasi jumlah pasti pengungsi masih terus dilakukan oleh otoritas terkait di lapangan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!