Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Debit Sungai Padang Melonjak

Padang-  Hujan deras yang disertai angin kencang dan kilat menerjang Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Senin pagi (3/8/2026), memicu luapan air sungai dan menggenangi kawasan pemukiman penduduk di beberapa Kecamatan.

Curah hujan berintensitas tinggi yang mulai berlangsung sekitar pukul 10.20 Wib tersebut berujung pada naiknya debit air secara signifikan dalam kurun waktu kurang dari tiga jam. Kawasan terdampak melingkupi Daerah Lubuk Minturun, Sungai Lareh, hingga Guo. Debit air yang melonjak dikaitkan dengan alur sungai yang sama yang pernah menerjang wilayah tersebut pada peristiwa bencana November 2025 lalu.

Situasi di lapangan terekam dalam sejumlah rekaman visual warga yang memperlihatkan kondisi darurat, termasuk limpasan air yang memasuki kompleks perumahan seperti Perumahan Graha Cahaya Madani dan Grand Mandiri. Berbagai panggilan darurat dilayangkan warga guna meminta respons cepat dari pihak berwenang.

Merespons perkembangan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang memastikan telah menyiagakan personel dan armada penyelamat ke lokasi-lokasi terdampak.

Mengingat kondisi cuaca yang masih dinamis serta potensi kenaikan debit air susulan, BPBD mengeluarkan imbauan kewaspadaan tingkat tinggi bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kuranji dan Batu Busuk. Warga diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman dan menjauhi bantaran sungai guna mengantisipasi risiko bahaya yang lebih besar. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!