JAKARTA, Studio2News – Melalui joint investigation (Penyidikan gabungan) antara Kortastipidkor Mabes Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, aparat kini tengah memburu aktor intelektual di balik mega korupsi sektor batubara, ASABRI, dan Krakatau Steel.
Sebanyak 15 orang telah diseret ke ruang pemeriksaan sebagai saksi dalam serangkaian penggeledahan yang dilakukan secara maraton.
Dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026), Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, didampingi Direktur Penindakan Kortastipidkor Mabes Polri, Brigjen Robertus Yohanes De Deo, dan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor Dean Mackbon, mengungkap detail saksi yang diperiksa.
Penyidik tampak tak main-main dalam menelusuri aliran dana. Saksi yang dipanggil berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pihak kafe di kawasan elit Cipete, Jakarta Selatan, hingga tenaga keamanan (securiti) di perumahan kawasan Sentul, Bogor.
Budi membeberkan daftar pemeriksaan saksi yang mencakup berbagai pihak, termasuk empat orang dari money changer berinisial DH, HH, ER, dan RP, serta beberapa saksi kunci lainnya berinisial DR, TK, dan MIL.
“Sampai saat ini, saudara TK masih berstatus sebagai saksi,” tegas Budi dikutip dari video siaran langsung akum resmi Divisi Humas Polri. Jumat malam (10/7/2026).
Kombes Budi menegaskan bahwa langkah tegas ini adalah manifestasi langsung dari perintah Presiden Prabowo Subianto dalam program prioritas Asta Cita ketujuh.
“Pemberantasan tindak pidana korupsi ini adalah atensi Presiden RI. Kami hadir untuk menuntaskan penyidikan dugaan korupsi, suap, gratifikasi, dan TPPU sebagai bentuk penguatan reformasi hukum dan birokrasi negara,” ujar Budi.
Meskipun polisi telah menyita segudang barang bukti dari 13 lokasi penggeledahan, pihak kepolisian memilih untuk tidak terburu-buru membuka identitas tersangka ke publik. Pihaknya berdalih sedang melakukan pendalaman mendalam agar tidak ada celah hukum yang bisa dimanfaatkan pelaku.
Meski begitu, ia memberikan sinyal kuat bahwa pengumuman nama tersangka hanya menunggu hitungan hari.
“Bukan malam ini, tapi dalam waktu dekat kami akan sampaikan siapa saja tersangkanya,” pungkasnya. (Red)













